Kolaborasi Pertamina-Eni, Perkuat Eksplorasi Migas Berbasis Teknologi
:
0
Ilustrasi PT Pertamina (Persero). Dok. Pertamina.
EmitenNews.com - Kembangkan peluang kerja sama di sektor hulu dan hilir energi, PT Pertamina (Persero) memperkuat penjajakan kemitraan strategis dengan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi atau Eni.
Melalui keterangannya yang dikutip Minggu (20/9/2026), Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza mengatakan, Pertamina terus memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis domestik maupun internasional. Semua itu bagian dari upaya mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Salah satu fokus pembahasan bersama Eni adalah penguatan eksplorasi migas melalui pemanfaatan teknologi. Termasuk penjajakan sektor hilir melalui teknologi Eni untuk memproduksi Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak nabati.
"Eni merupakan mitra Pertamina yang mendukung pengembangan hulu hilir energi," kata Oki, dalam Courtesy Meeting Pertamina dan Eni di Gedung Pertamina Club, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Hadir dalam pertemuan itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza, Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha Pertamina Emma Sri Martini, Direktur Utama PHE Sunaryanto, serta jajaran manajemen terkait.
Kemudian, dari Eni hadir Chief Operating Officer Global Natural Resources Guido Brusco dan jajaran manajemen.
Pertamina dan Eni juga menjajaki peluang pengembangan maupun akuisisi lapangan eksplorasi baru, baik di Indonesia maupun luar negeri. Pengalaman Eni dalam pengembangan migas laut dalam atau deepwater development di Indonesia menjadi salah satu kapabilitas yang dapat mendukung peluang kolaborasi tersebut.
Sementara itu, Chief Operating Officer Global Natural Resources Eni Guido Brusco menyampaikan bahwa Eni melihat berbagai peluang kolaborasi bersama Pertamina, baik di Indonesia maupun luar negeri.
Lewat kegiatan tersebut, Eni dan Pertamina bisa membuka kemungkinan upaya kolaborasi melalui pengembangan area atau lapangan baru. Hal itu didukung oleh keunggulan kompetitif berbasis teknologi dan sumber daya manusia. ***
Related News
Restitusi Pajak Capai Rp191,82T, DJP Ungkap Terbesar Pajak Penghasilan
Menkeu Baru Ungkap, Belanja Negara Rp1.791 Triliun, Naik 29 Persen
Peluang di CAEXPO 2026: Lompatan Ekspor Hilirisasi Hingga Transfer AI
Ada Hashim Djojohadikusumo dalam Pengembangan Gas Natuna D-Alpha
Anggaran Subsidi dan Kompensasi Rp331T, Bengkak Sampai 52 Persen
Utang Baru Tambah Rp506 Triliun, Kemenkeu Beberkan Peruntukannya





