Bangun Bandara Internasional Bali Utara, Ini Harapan Waskita Karya (WSKT)
:
0
EmitenNews.com - PT Waskita Karya (WSKT) berharap proyek Bandara Internasional Bali Utara meningkatkan perekonomian Bali bagian utara, dan sekitarnya. Pembangunan bandara itu, hasil kerja bareng dengan Bandara Bali Utara Panji Sakti.
”Kami berharap pembangunan proyek infrastruktur baru mendongkrak perekonomian, dan pariwisata Bali Utara selama ini belum maksimal,” tutur Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono, di Jakarta, Senin (20/12).
Waskita Karya percaya pembangunan bandara berskala internasional itu, tentu akan memberi manfaat bagi masyarakat Bali, dan Indonesia. Bandara Internasional Bali Utara terletak di Kubutambahan, Buleleng. Bandara itu, salah satu proyek strategis nasional berdasar Perpres No 109/2020.
Itu sejalan Perda Provinsi Bali No 18/2009 tentang RTRW, yang kemudian diperbarui dengan Perda Provinsi Bali No 3/2020, yang antara lain menetapkan peruntukan wilayah Kubutambahan sebagai lokasi bandara. Oleh karena itu, pembangunan bandara tersebut, bisa mewujudkan mimpi rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Bali utara.
Saat ini, pembangunan Bali lebih pesat bagian selatan. ”Dan, kami punya tagline membangun Indonesia dari Bali Utara. Semoga dengan pembangunan Bandara Internasional Bali Utara ini, bisa menyeimbangkan perekonomian antara selatan dan utara,” harap Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo.
Sementara itu, tokoh masyarakat Buleleng, Nyoman Shuida merasa gembira atas penandatanganan nota kesepahaman Waskita-BIBU. Itu langkah awal mewujudkan bandara bertaraf internasional di Buleleng. ”Kehadiran bandara itu, tidak hanya mengangkat kesejahteraan Bali bagian utara, tetapi juga berdampak bagi pembangunan nasional,” tegas Shuida. (*)
Related News
Hibah Lahan Meikarta ke Negara Bukan Rp6 Triliun, Segini Angkanya
WTON Catat Lonjakan Skor ESG 71, Tarik Atensi S&P Global
Pendapatan 2025 Melonjak 317 Persen, KOTA Bidik Kinerja Kian Progresif
INDF Bagi Dividen Rp290 per Saham, Fokus Jaga Pangsa Pasar dan Profit
PPRE Lepas 100 Persen Saham Lancarjaya Rp1,6T dan Tunjuk Dirkeu Baru
Emiten Tommy Soeharto (GTSI) Beberkan Ekspansi Aset Kapal Danaputri 1





