Bank Danamon (BDMN) Alokasikan Capex USD115 Juta, Spin Off Unit Usaha Syariah Tunda
:
0
manajemen Bank Danamon (BDMN) melakukan pemaparan kinerja 2022 kepada media secara virtual. Foto/ Tangkapan Layar Rizki
EmitenNews.com—T Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) menganggarkan belanja modal (Capital expenditures/capex) senilai USD100-115 juta atau sekitar Rp 1,5-1,7 miliar untuk pengembangan IT. Hal ini disampaikan Wakil Direktur Bank Danamon Honggo Widjojo Kangmasto dalam paparan kinerja tahunan Bank Danamon, Rabu (15/2/2023).
Dia menyampaikan bahwa anggaran tersebut sudah masuk dalam rencana pengembangan bisnis di 2023. Perusahaan menargetkan transformasi digital bukan hanya dari sisi teknologi, melainkan juga sumber daya manusia.
"MUFG sebagai pemegang saham mayoritas berkomitmen untuk mengembangkan Danamon. Tiga tahun terakhir, MUFG selalu investasi (untuk pengembangan teknologi digital). Tahun ini, investasi perkirakan US$ 100- 115 juta untuk capex. Ini yang ada di planing kita," kata Honggo.
Untuk mengembangkan teknologi digital ini, Danamon akan merekrut tenaga IT dari luar dan dalam negeri. Menurut Honggo, Danamon membuat pelatihan khusus untuk mendapatkan sumber daya manusia di bidang IT melalui Danamon Technology Trainee (DTT).
"Kami juga memproduksi dari dalam dan melatih sesuai kebutuhan Danamon," papar Honggo.
Related News
INPS Buka Suara ke BEI Soal Ekuitas Negatif, Siapkan Rencana Ini
Sempat Tertunda, Waskita (WSKT) Akhirnya Lunasi Obligasi Rp722 M
Aset CSIS Tebal, Dividen Cair, dan Saham Terbang 27 Persen
Obligasi Chandra Asri (TPIA) Rp361,48 M Lunas, Pefindo Tarik Peringkat
TAMU Restrukturisasi Utang, Saham Lanjut ARA?
Perusahaan Afiliasi Grup Sinarmas Jadi Pengendali Baru KETR





