EmitenNews.com - PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) resmi melakukan transaksi afiliasi senilai Rp2,61 miliar dengan PT KB Data System Indonesia (KBDSI) untuk proyek pengadaan sistem keamanan perbankan digital pada Rabu, 8 Juli 2026.

Melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Kamis, manajemen BBKP menjelaskan bahwa objek transaksi ini adalah Proyek Pengadaan Penambahan Privileged Access Management (PAM) 2026. Nilai total investasi yang dikeluarkan perseroan mencapai Rp2.611.096.096, jumlah tersebut sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Hubungan afiliasi antara kedua perusahaan terjadi karena BBKP dan KBDSI berada di bawah kelompok usaha yang sama, yaitu KB Financial Group Inc. Berdasarkan data kepemilikan saham, Kookmin Bank Co., Ltd menguasai 66,88 persen saham BBKP. Sementara itu, saham KBDSI dimiliki oleh KB Data Systems Co., Ltd sebesar 95,10 persen dan Kookmin Bank Co., Ltd sebesar 4,90 persen. Sesuai dengan POJK Nomor 42/POJK.04/2020, kesamaan pengendalian tidak langsung ini membuat kedua perseroan masuk dalam kategori pihak berafiliasi.

Manajemen BBKP mengonfirmasi bahwa penunjukan KBDSI dalam proyek ini didasarkan pada rekam jejak perusahaan yang memiliki pengalaman kuat dalam penyediaan layanan sejenis dan jasa profesional di industri perbankan. Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memitigasi risiko keterlambatan atau ketidaksesuaian layanan sistem, dengan tetap mematuhi regulasi serta kebijakan internal yang berlaku.

Keterbukaan informasi mengenai transaksi afiliasi ini memberikan kejelasan mengenai arah pengeluaran belanja modal BBKP. Langkah penguatan sistem PAM ini menjadi indikasi komitmen perseroan dalam memperkuat infrastruktur keamanan digital perbankan nasional, sebuah aspek krusial yang terus dicermati oleh pelaku pasar dalam menilai tingkat manajemen risiko pemegang saham emiten perbankan.(*)