EmitenNews.com – Bank Mandiri semakin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan finansial yang menyeluruh dan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia. 

Sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem digital, Bank Mandiri resmi berkolaborasi dengan Mindstores dalam menghadirkan fitur quick commerce Alfamart di aplikasi Livin’ by Mandiri. 

Langkah ini bertujuan memudahkan nasabah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari langsung dari satu aplikasi, menjadikan Livin’ sebagai solusi keuangan sekaligus pusat gaya hidup digital.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Erin Young, menjelaskan, dengan kehadiran fitur baru ini, lebih dari 29 juta pengguna Livin’ by Mandiri kini dapat menikmati pengalaman berbelanja yang lebih mudah dan praktis. Tanpa perlu beralih ke aplikasi lain atau melakukan registrasi tambahan, nasabah bisa langsung membeli kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, hingga barang kebutuhan rumah tangga melalui fitur Sukha di Livin’. 

Tak hanya itu, pengiriman produk dilakukan dengan cepat berkat jaringan gerai Alfamart yang luas, memastikan barang tiba dari gerai terdekat ke lokasi pengguna. “Kolaborasi ini merupakan langkah strategis Bank Mandiri untuk memperluas layanan digitalnya sekaligus memberikan nilai tambah yang nyata bagi nasabah,” terang Erin dalam keterangan resminya, Kamis (16/1).

Inovasi ini lanjutnya, turut memperkaya fungsi Livin’ by Mandiri, sebagai alat transaksi keuangan, sekaligus solusi gaya hidup yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. “Kami ingin menciptakan pengalaman pengguna yang lebih terintegrasi dan memudahkan aktivitas sehari-hari nasabah,” imbuhnya. 

Bank Mandiri juga menghadirkan sejumlah promo menarik bagi nasabah pengguna fitur ini, termasuk gratis ongkos kirim untuk setiap pembelian di Alfamart melalui Livin’. Bank Mandiri menilai, kolaborasi ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah sekaligus sebagai pendorong adopsi fitur baru tersebut.

Sementara itu, Head of Operation Mindstores, Oky Prasetyo, menjelaskan, keunggulan fitur quick commerce ini terletak pada teknologi canggih yang mendukungnya. Mindstores Commerce Platform (MCP), yang menjadi basis sistem ini, dirancang dengan pendekatan teknologi modern yang mengutamakan fleksibilitas dan kecepatan. 

“Pendekatan arsitektur microservices memungkinkan setiap komponen sistem bekerja secara independen, sehingga meningkatkan stabilitas dan efisiensi. Sementara itu, API-first membuat integrasi antara Livin’ dan sistem kami berjalan mulus. Teknologi cloud-native menjamin efisiensi dan skalabilitas tinggi, sedangkan headless architecture memungkinkan pengembangan front-end yang lebih fleksibel, memberikan kebebasan penuh dalam menciptakan pengalaman pengguna yang terbaik,” papar Oky.

WIR Group, sebagai induk dari Mindstores, mendukung penuh kolaborasi strategis ini untuk menghadirkan inovasi digital yang mendorong transformasi bisnis dan memperluas akses pasar melalui optimalisasi teknologi. “Kami percaya teknologi yang dikembangkan bersama Bank Mandiri dan Alfamart akan menciptakan ekosistem digital yang inklusif. Masyarakat kini bisa menikmati layanan perbankan dan belanja dalam satu platform, menghadirkan kenyamanan maksimal bagi penggunanya,” ujar CEO WIR Group, Stephen Budiman Ng.