Bank MNC (BABP) Geber Private Placement Bulan Depan, Buat Apa?
:
0
Gambar salah satu kantor BABP
EmitenNews.com - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) berencana melakukan penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau yang biasa disebut dengan Private Placement.
Manajemen BABP dalam prospektus ringkas yang telah dipublikasikan pada Rabu (15/5) menyebutkan Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 4.445.899.735 saham seri B dengan nilai nominal Rp50,- per saham.
Jumlah tersebut setara dengan maksimal 10% dari seluruh saham yang telah disetor penuh dalam Perseroan. Saham yang akan diterbitkan adalah saham atas nama seri B dengan nilai nominal Rp50,- per saham.
"Penerbitan saham Perseroan melalui PMTHMETD tersebut dilakukan selain untuk perbaikan posisi keuangan dengan memenuhi syarat-syarat dan harga pelaksanaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Pasar Modal," tulis Manajemen BABP.
Seluruh dana yang diperoleh dari PMTHMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya terkait, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dalam rangka mendukung target peningkatan kredit serta melanjutkan pengembangan roadmap digital Perseroan, terutama pada layanan perbankan digital MotionBank milik Perseroan.
Sebagai informasi, dengan adanya penerbitan saham baru dalam rangka PMTHMETD, pemegang saham perseroan akan mengalami penurunan (dilusi) kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang diterbitkan, yaitu sebanyak-banyaknya 9,09%. Meskipun demikian, dilusi yang akan dialami oleh pemegang saham saat ini relatif kecil.
Dalam aksi ini BABP akan meminta persetujuan pemegang saham yang akan digelar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, pada hari Jumat, tanggal 21 Juni 2024.
Related News
Melantai Tahun Depan, RAJA Rencanakan Hingga 2 IPO Baru Grup Hapsoro
Tambah 3 Tugboat dan 1 LCT, MITI Perkuat Bisnis Pelayaran dan Logistik
Kinerja Timah (TINS) Lampaui Target, Laba Bersih Melonjak 805 Persen
Laba Melambung 102%, RATU Bidik Kenaikan Dividen dan Kinerja 2026
INCO Kejar Proyek 3 Tambang Segera Beroperasi, Morowali Lebih Dulu
Kode Morgan Stanley Jual–Beli & Repo GOTO Jelang BEI Buka Batas Rp50





