Bank Raya (AGRO) Adopsi QRIS Bisnis di 10 Kota, Ini Tujuannya
QRIS milik Bank Raya (AGRO)
EmitenNews.com - Sebagai bank digital, Bank Raya (AGRO) terus berkomitmen mendorong adopsi transaksi digital di masyarakat. Setelah beberapa waktu lalu memperkenalkan QRIS Bisnis (QRIS Merchant) untuk para pelaku usaha mikro, kini Bank Raya dorong adopsi QRIS Bisnis di 10 kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, Denpasar, Medan, Palembang dan Makassar untuk para pelaku usaha kuliner.
Bhimo Wikan Hantoro, Direktur Digital dan Operasional Bank Raya mengatakan, “Di tengah ekonomi yang kian membaik, sektor kuliner semakin menunjukkan potensi pertumbuhan yang prospektif. Untuk menopang pertumbuhan tersebut, maka para pelaku usaha kuliner khususnya segmen mikro perlu didukung agar mereka dapat terus beradaptasi di tengah peningkatan permintaan masyarakat terhadap transaksi non-tunai.”
Disamping itu, untuk menambah antusiasme nasabah, Bank Raya juga menyediakan promo menarik berupa cashback payment QRIS Bank Raya yaitu hadiah langsung dalam bentuk cashback sebesar 25% untuk pembayaran dengan minimum transaksi Rp15 ribu bagi para nasabah yang bertransaksi di beberapa merchant kuliner dengan menggunakan QRIS Bank Raya, selama kuota tersedia dan periode promo berlangsung.
QRIS Bisnis Bank Raya juga telah terintegrasi dengan Saku Bisnis, yaitu fitur digital saving Bank Raya yang diperuntukkan bagi para pelaku usaha untuk mengatur keuangan dan transaksi harian mereka. Sehingga nasabah dapat memisahkan antara tabungan personal dan tabungan bisnis mereka.
Berbagai keunggulan Saku Bisnis yang turut melengkapi fitur QRIS Bisnis yaitu, menu mass transfer yang memungkinkan nasabah untuk melakukan transfer sekaligus ke sepuluh rekening tujuan secara real-time, sehingga mempermudah pelaku usaha untuk melakukan transaksi payroll atau pembayaran kepada supplier, melakukan perencanaan keuangan untuk usaha dengan membuat hingga lima saku bisnis berbeda serta melakukan pengecekan mutasi rekening, agar dapat memantau operasional keuangan bisnis mereka dengan baik.
“Kami ingin terus menjadi mitra bertumbuh bagi para pelaku usaha mikro di Indonesia, membantu mereka untuk menumbuhkan bisnis dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Tidak hanya di 10 kota tersebut, namun kami akan terus memperluas jangkauan untuk mendorong percepatan adopsi bank digital ke berbagai kota di Indonesia.” Tutup Bhimo.
Related News
Founder COAL Jualan Bertubi-Tubi, Harga Saham Nyungsep ke Rp86!
Emiten Mothercare (BABY) Ungkap Transaksi Material Rp345M, Ada Apa?
Jadi Perseroda, Bank Sumut Dapat Setoran Modal Berupa Gedung
Jaya Ancol Cairkan Kredit dari Danamon Rp100 Miliar
SPBU Esso Resmi Masuk Kantong, TPIA Perluas Cengkeraman Regional!
Grup Emtek (RSGK) Ungkap Pemulihan Suspensi, Mau Kerek Free Float!





