BATR Listing Besok (10/6), Laba 2023 Minimalis, IPO Rp68,2M, Minat?
Sejumlah produk dari hasil produksi PT Benteng Api Technic (BATR).
EmitenNews.com - PT Benteng Api Technic (BATR) akan mencatatkan sebanyak 620 juta sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada esok Senin (10/6) pada nilai nominal Rp20 per lembar.
BATR sebagai Perusahaan Tercatat ke-25 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2024.
BATR menetapkan harga perdana dalam initial public offering Rp110 per saham. Harga berada di tengah rentang harga kisaran Rp100 hingga Rp115 pada book building 3 hingga 6 Juni 2024, . Sehingga dana yang bakal diraup sebesar Rp68,2 miliar.
BATR emiten produsen Bata Tahan Api, Semen Tahan Api dan Monolithic Refractory membukukan laba bersih sebesar Rp9,32 miliar per November 2023. Laba tersebut dari hasil pendapatan usaha tercatat mencapai Rp123,18 miliar.
Total aset BATR sampai dengan akhir November 2023 mencapai Rp112,73 miliar, dengan liabilitas sebesar Rp41,43 miliar, dan ekuitas senilai Rp71,29 miliar.
BATR juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak 620 juta atau sebanyak 25,78% dari modal disetor. Setiap 1 Saham Baru berhak memperoleh 1 waran dimana setiap 1 (satu) waran atau rasio I:1 denagn harga pelaksanaan Rp300 per lembar. Sehingga dari hasil penerbitan waran ini BATR meraup dana tambahan sebesar Rp 186 miliar.
BATR juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation) dengan mengalokasikan saham sebanyak 6.200.000 saham biasa atas nama atau sebesar 1 persen) dari jumlah Saham Yang Ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham sesuai dengan ketentuan Peraturan IX.A.7.
Bertindak sebagai Penjamin pelaksana emisi PT KGI Sekuritas Indonesia.
Sekitar 38,6520 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan dari pihak terafiliasi. Sekitar 10,0022 persen akan digunakan Perseroan untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.
Sekitar 5,6718% (lima koma enam tujuh satu delapan persen akan digunakan untuk pembelian peralatan laboratorium. Sekitar 6,8449%) akan digunakan untuk pembelian mesin produksi.
Sedangkan sisanya, sekitar 38,8291% (tiga puluh delapan koma delapan dua sembilan satu persen) akan digunakan sebagai Operational Expenditure (OPEX) berupa persediaan barang jadi dan bahan baku.
Sedangkan dana yang akan diperoleh Perseroan dari Hasil Pelaksanaan Waran Seri I seluruhnya akan digunakan Perseroan untuk modal kerja.
BATR produsen Bata Tahan Api, Semen Tahan Api dan Monolithic Refractory yang meliputi Castable Refractory, Plastic Refractory, Refractory Mortar dan lain-lain. Perseroan juga memiliki spesialisasi pada Engineering dan Kontraktor di bidang Refractory dan Insulation.produsen Bata Tahan Api,
Semen Tahan Api dan Monolithic Refractory yang meliputi Castable Refractory, Plastic Refractory, Refractory Mortar dan lain-lain. Perseroan juga memiliki spesialisasi pada Engineering dan Kontraktor di bidang Refractory dan Insulation.
Related News
Pendapatan Oke, Laba NCKL Kuartal III 2024 Tembus Rp4,83 Triliun
Transaksi Beres, Menantu Megawati Siap Tender Wajib Saham MINA
Harga Miring, Sejahtera Raya Repo 55 Juta Saham IMAS Rp652 per Helai
Melejit 42,98 Persen, SMRA Kuartal III 2024 Raup Laba Rp933,7 Miliar
Diskon! Tencent Lego 251,66 Juta Saham FILM Rp1.200 per Lembar
IHSG Ditutup Turun 0,55 Persen, Terseret Sektor dan Saham Ini