Bawah Pasar, RMKO Gelar Right Issue Rp350 per Lembar
:
0
PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO).
EmitenNews.com - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) bakal menggelar Penawaran Umum Terbatas (PUT) melalui skema Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) dengan target perolehan dana hingga Rp159,99 miliar.
Dalam aksi korporasi ini, RMKO menawarkan sebanyak-banyaknya 457,14 juta saham baru dengan nominal sebesar Rp100 per saham. Jumlah itu setara dengan 26,78 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan rights issue.
Sementara, harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp350 per saham, sehingga total dana berpotensi dihimpun mencapai kisaran Rp160 miliar. Harga right issue tersebut jauh lebih rendah dari harga pasar. Berdasar data perdagangan Selasa, 14 April 2026, saham RMKO berada di level Rp590.
Kalau dicermati, harga right issue lebih murah sekitar 240 poin alias 40,67 persen. Nah, dengan skema harga lebih terjangkau alias di bawah pasar tersebut, kemungkinan investor akan berebut untuk mengeksekusi saham baru perseroan.
Setiap pemegang 175 saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh 64 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Di mana, setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham.
Seluruh saham baru yang diterbitkan dalam aksi korporasi ini berasal dari portepel perseroan dan memiliki hak yang sama dengan saham yang telah beredar, termasuk hak atas dividen. Saham hasil pelaksanaan rights issue ini juga akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
Beriringan dengan rencana itu, RMKO telah mengantongi persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 April 2026.
Pemegang saham utama, PT RMK Investama, menyatakan berkomitmen untuk melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya, yakni sebanyak 308,56 juta saham dengan nilai setara Rp107,99 miliar. Manajemen juga memastikan pemegang saham utama tersebut memiliki dana yang cukup untuk mengeksekusi haknya.
Adapun, apabila saham baru yang ditawarkan tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, maka sisa saham akan dialokasikan kepada investor lain yang melakukan pemesanan tambahan secara proporsional.
Dalam rencana aksi korporasi ini, RMKO menetapkan tanggal terakhir pelaksanaan HMETD pada 2 Juli 2026. Setelah tanggal tersebut, hak yang tidak digunakan akan dinyatakan kedaluwarsa. (*)
Related News
Pefindo Beri Antam (ANTM) Peringkat idAA, Prospek Stabil
Pefindo Beri Antam (ANTM) Peringkat idAA, Prospek Stabil
ELPI Sukses Boyong Kapal MPSV Bourbon Evolution 805
INTP Mau Buyback Saham, Ini Alasannya
Suspensi Kali Ketiga, Tengok Histori Reli ARA Berjilid Saham EURO
Saham ESSA Meroket, Boy Thohir Buang 195 Juta Lembar





