BCA Bantah Rumor Merger, Harga Saham Akhir Oktober Menguat
:
0
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
EmitenNews.com - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) membantah rumor merger dengan anak perusahaan DBS yang beredar di pasar. Klarifikasi ini disampaikan di tengah tekanan saham BBCA yang telah merosot 38,33% sepanjang 2026.
Dalam surat tanggapan resmi atas pertanyaan bursa yang ditandatangani Corporate Secretary BCA Rudy Budiardjo pada 30 Oktober 2026, manajemen menyatakan informasi mengenai rencana merger tersebut tidak benar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi dari sumber-sumber yang resmi, baik dari situs resmi BCA maupun outlet media yang kredibel,” ujar manajemen.
BCA menegaskan perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip kehati-hatian, integritas, serta mematuhi regulasi yang berlaku.
Di pasar saham, BBCA ditutup menguat 0,81% ke level Rp4.980 per saham pada perdagangan akhir Oktober 2026. Namun, dalam sepekan saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut masih terkoreksi 0,90%.
Tekanan lebih dalam terlihat dalam periode bulanan. Harga BBCA tercatat turun 18,36% dalam sebulan dan melemah 38,33% secara year to date (YTD).
Related News
Kinerja Keuangan Solid, Total Aset Emiten Aguan (PANI) Rp51 Triliun
Emiten Martua Sitorus Pastikan Bank of Singapore Bukan Pemegang Saham
Investasi Perdana, Komut RELF Caplok 1,43 Persen Saham
Neraca Kokoh PRDA: Likuiditas Tebal & Valuasi Menarik
Emiten Nagita Slavina Pacu Akuisisi RS, Kinerja Melemah, Saham Memerah
Lesu, Sidomuncul Catat Penurunan Laba 24,36% Jadi Rp619,09M di Q3 2026





