BCAP Sebut MNC Capital Asal Kanada Tawar Akuisisi Vista Outdoor

Gedung milik grup MNC
EmitenNews.com - Emiten milik Grup MNC, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam penawaran akuisisi Vista Outdoor.
Head of Investor Relations MNC Kapital Indonesia (BCAP), Samuel Tanoesoedibjo dalam keterangan tertulisnya Selasa (10/9), menyatakan bahwa perseroan menyadari adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa BCAP telah mengajukan tawaran untuk mengakuisisi Vista Outdoor (VSTO.N).
"Untuk itu, kami menegaskan kembali bahwa BCAP bukan merupakan pihak yang terlibat dalam penawaran akuisisi Vista Outdoor," tegas Samuel.
Samuel menjelaskan bahwa penawaran akuisisi tersebut dilakukan oleh MNC Capital Partners, L.P., sebuah perusahaan yang berbasis di Montreal, Kanada, yang bukan merupakan bagian dan/atau afiliasi dari MNC Group.
Sebelumnya, MNC Capital dikabarkan telah menyampaikan tawaran untuk mengakuisisi Vista Outdoor (VSTO.N) senilai USD 43 per saham, atau sekitar Rp660.437 per saham, yang lebih tinggi dari tawaran sebelumnya sebesar USD 42 per saham.
Berdasarkan perhitungan sumber tersebut, penawaran tersebut menempatkan nilai Vista Outdoor menjadi USD 2,51 miliar atau sekitar Rp38,55 triliun, dengan harga premium 12,30% lebih tinggi dibandingkan dengan harga penutupan USD 38,29 pada Jumat lalu.
MNC Capital mengonfirmasi telah mengirimkan surat kepada Vista Outdoor pada Jumat lalu.
"MNC kini siap menawarkan harga pembelian tunai yang ditingkatkan sebesar USD 43,00 per saham untuk Vista, meskipun ada hambatan pasar yang cukup besar bagi pengeluaran konsumen dan lemahnya hasil kuartalan Vista baru-baru ini," tulis surat tersebut seperti dikutip oleh Reuters pada Senin (9/9).
Vista Outdoor juga telah mengonfirmasi bahwa dewan direksinya menerima proposal dari MNC pada Jumat (6/9). Tawaran tersebut berakhir pada Senin (9/9).
"Komunikasi publik oleh MNC hanya beberapa jam setelah penyampaian proposal serta berakhirnya penawaran pada Senin merupakan pola yang terus menimbulkan frustrasi dan tidak konstruktif," kata manajemen Vista.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar