Bebas Bayang-bayang Hary Tanoe, ini Kinerja IATA Kuartal III
:
0
Armada Karya Pacific siap mengangkut batu bara milik perseroan. Foto - Dok Karya Pacific
EmitenNews.com - Karya Energy (IATA) per 30 September 2026 mengemas laba bersih USD965,76 ribu. Melorot 86,61 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi laba USD7,17 juta. Dengan hasil itu, laba per saham dasar emiten mantan asuhan Hary Tanoesoedibjo tersebut terjun bebas menjadi USD0,00003 dari sebelumnya USD0,00023.
Pendapatan usaha USD55,36 juta, naik amat tipis dari periode sama tahun sebelumnya USD55,33 juta. Beban langsung USD33,65 juta, bengkak dari posisi sama tahun lalu USD29,99 juta. Laba kotor terkumpul USD21,71 juta, mengalami koreksi dari fase sama tahun lalu sebesar USD25,34 juta.
Beban penjualan USD7,92 juta, susut dari USD8,42 juta. Beban usaha USD4,52 juta, bertambah dari USD3,65 juta. Beban keuangan USD4,05 juta, bengkak dari USD3,76 juta. Rugi selisih kurs USD2,37 juta, bengkak dari USD538,09 ribu. Laba tahun berjalan USD892,87 ribu, drop dari USD7,83 juta.
Jumlah ekuitas USD131,23 juta, turun dari akhir tahun sebelumnya USD134,87 juta. Total liabilitas USD111,08 juta, mengalami lonjakan dari posisi akhir 2025 senilai USD103,45 juta. Jumlah aset USD242,32 juta, menanjak dari akhir tahun lalu USD238,33 juta.
Manuver Pengendali
Di sisi lain, Karya Facific terus menambah koleksi saham IATA. Sang pengendali itu, diketahui memborong 663,23 juta helai dengan harga pelaksanaan Rp87. Menyusul skema harga tersebut, Karya Pacific menguras dana sekitar Rp57,7 miliar. Transaksi itu, telah dituntaskan pada 19 Oktober 2026.
Dengan pelaksanaan transaksi itu, tabulasi saham IATA dalam genggaman Karya Pacific makin tebal. Tepatnya, menjadi 19,53 miliar eksemplar alias setara dengan 62,47 persen. Melonjak dari periode sebelum transaksi dengan donasi sekitar 18,87 miliar lembar atau 60,35 persen. (*)
Related News
PTPP Raih Kontrak Baru Proyek EPC Dermaga 11 Pupuk Kaltim Rp400 Miliar
ITMG Tebar Dividen Interim USD74,2 Juta, Catat Jadwalnya
BEI Buka Gembok Dua Saham, Satu Melejit Kencang ke Harga ARA Meski HSC
Samator (AGII) Catat Kinerja Q3 Melonjak! Pendapatan dan Laba Naik
BATA Lego Aset, Cara Bertahan kala Kinerja Terus Memburuk
Moncer! Laba Phapros (PEHA) Melonjak 4 Kali Lipat di Kuartal III-2026





