BEI Akhirnya Kunci 7 Saham Ngebut, Satu Ngacir 3.531%
:
0
Pantulan refleksi kurva dan saham di signage Logo Bursa Efek Indonesia (BEI).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara (suspensi) perdagangan tujuh saham emiten di pasar reguler dan pasar tunai mulai Jumat (19/9/2025).
Saham-saham tersebut antara lain PT Berkah Prima Perkasa Tbk. (BLUE), PT Citra Putra Realty Tbk. (CLAY), PT Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL), PT Sentra Food Indonesia Tbk. (FOOD), PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT), PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO), serta PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan bahwa suspensi dilakukan sebagai bagian dari pengawasan bursa untuk menjaga perdagangan efek tetap teratur, wajar, dan efisien.
“Penghentian sementara ini merupakan tindakan preventif untuk memberikan waktu kepada pelaku pasar dalam mencermati kondisi fundamental serta keterbukaan informasi dari masing-masing emiten,” ungkapnya.
Adapun, sebelum disuspensi saham BLUE dalam kurun sebulan terakhir sempat merangsek naik hingga 97,12% di Rp615.
Saham CLAY dalam sebulan tercatat melonjak 71,63% di Rp2.480 melanjutkan rally kenaikan selama setahun yang ditakar nilainya mencapai 1.393,98% dari Rp166 menjadi selevel Rp2.480.
Saham DWGL juga dalam sebulan terakhir meloncat 118,92% di Rp486 lanjutkan rally naikkan selama setahun terakhir sebesar 345,87% dari harga sebelumnya Rp109.
Saham FOOD yang mana sebulan terakhir ini meroket 113,33% di Rp224.
Selanjutnya saham milik emiten grup Lippo yakni, MLPT yang sebulan terakhir melambung naik 123,01% di Rp157,225 yang secara fantastis dalam catatan rally kenaikan setahun terakhir meroket 3.531,06% dari harga sebelumnya Rp4.330 atau setara naik 152.895 poin.
Kemudian, saham MPRO yang menguap hingga 53,37% selama sebulan terakhir, melanjutkan kenaikan setahun terakhir 147,52% dari Rp1975 menjadi Rp 5.000.
Related News
BTN Raih Penghargaan Top Company in Banking Transformation 2026
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747





