BEI Bantah PMUI Gagal Listing Besok
Tampak gedung PT Prima Multi Usaha Indonesia (PMUI).
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya angkat suara terkait kabar simpang siur pembatalan IPO PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) yang sempat ramai di media sosial. Isu ini mencuat usai beredar tangkapan layar jawaban email dari IDX Help Center yang ditafsirkan sebagai sinyal batalnya pencatatan saham PMUI.
Menanggapi hal tersebut, Kautsar Primadi Nurahmad, selaku Corporate Secretary BEI, menegaskan bahwa PMUI tetap akan melantai di bursa pada Kamis, 10 Juli 2025.
“Dapat kami informasikan, berdasarkan koordinasi dengan Penjamin Emisi dan PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk. (PMUI), Perseroan telah memenuhi ketentuan Pencatatan di Bursa sehingga dapat tercatat besok,” ujar Kautsar memberi tanggapan pertanyaan wartawan bursa yang diterima redaksi pada sore Rabu (9/10).
Kautsar juga memastikan pada sore hari ini terdapat empat perusahaan baru yang resmi mencatatkan sahamnya di BEI, yakni:
1. PT Diastika Biotekindo Tbk. (CHEK)
2. PT Trimitra Trans Persada Tbk. (BLOG)
3. PT Merry Riana Edukasi Tbk. (MERI)
4. PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk. (PMUI)
Terkait tangkapan layar yang beredar, Kautsar mengatakan bahwa pihaknya memberikan klarifikasi kepada pihak yang menanyakan langsung.
“Sudah kami sampaikan informasi yang sama kepada penanya, ya, Mas, melalui Contact Center juga,” imbuhnya.
Sebelumnya, rumor mengenai batalnya IPO PMUI sempat memicu spekulasi di kalangan investor retailer, apalagi di tengah euforia penjatahan penuh (100%) yang diberikan PMUI kepada investor, baik dengan pesanan di bawah maupun di atas Rp100 juta.
Spekulan tersebut mengundang tanda tanya baru, bahwa terjadi keanehan mengenai Penjamin Emisi Efek dari emiten tersebut yakni, selaku underwriter emiten yang memiliki hak berwenang terkait penanganan hal ini.
Related News
Tumbuh 176 Persen, SURGE (WIFI) Cetak Laba Rp632,9 Miliar di 2025
Pendapatan Meroket 147 Persen, Laba Bersih 2025 WIFI Lompat ke Rp408M
IPO Grup Sinarmas (WBSA) Pasang Harga Rp150–Rp170, Incar Dana Rp306M!
Aba-Aba Dividen Jumbo BBRI Rp52,56 Triliun! Setara 92 Persen Laba 2025
Lepas Dari Suspensi, Saham Grup Emtek (RSGK) Diserbu
Disuspensi BEI, Saham MGLV Potensi Digembok Hingga Sepekan





