EmitenNews.com - Sebanyak 72 emiten menerima cap suspensi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Juli 2026 sejak sesi I perdagangan. Lebih lanjut 69 emiten dicap melanjutkan suspensi dan tiga lainnya baru dikenakan suspensi oleh BEI.

Hal ini terungkap dalam pengumuman bursa No. Peng-S-00024/BEI.PLP/07-2026 terkait penghentian sementara perdagangan efek, Kamis (30/7).

Kadiv Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar menerangkan bahwa mayoritas besar emiten yang masuk daftar suspensi disebabkan karena keterlambatan laporan keuangan.

“Penyebab suspensi belum menyampaikan LKTW I tahun 2026 dan/atau belum membayar denda/have not submitted FS Q1 2026,” tulis Teuku Fahmi dalam pengumuman tersebut.

Artinya, seluruh emiten di pengumuman BEI terkena suspensi karena permasalahan kepatuhan penyampaian laporan keuangan dan kewajiban denda terkait.

BEI juga mengklasifikasikan suspensi berdasarkan jenis pasar, di mana terdapat 47 emiten terkena suspensi di seluruh pasar dan 25 emiten lainnya terkena suspensi di pasar reguler dan tunai.

Lebih lanjut, daftar lengkap emiten-emiten tersebut sebagai berikut;

Suspensi di Seluruh Pasar

  • PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)
  • Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)
  • PT Binakarya Jaya Abadi Tbk. (BIKA)
  • PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk. (BOSS)
  • Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
  • PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)
  • COWELL DEVELOPMENT Tbk (COWL)
  • PT Dewata Freightinternational Tbk. (DEAL)
  • PT Jaya Bersama Indo Tbk. (DUCK)
  • PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
  • Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
  • PT Golden Plantation Tbk (GOLL)
  • Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS)
  • PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)
  • Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)
  • Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)
  • Indofarma Tbk. (INAF)
  • PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE)
  • PT Sky Energy Indonesia Tbk. (JSKY)
  • PT Darmi Bersaudara Tbk. (KAYU)
  • Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
  • PT Eureka Prima Jakarta Tbk. (LCGP)
  • Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS)
  • PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA)
  • Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP)
  • PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. (MKNT)
  • Capitalinc Investment Tbk (MTFN)
  • PT Mitra Pemuda Tbk. (MTRA)
  • PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)
  • Polaris Investama Tbk (PLAS)
  • Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)
  • PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU)
  • PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk. (SBAT)
  • PT Rimo International Lestari Tbk. (RIMO)
  • Siwani Makmur Tbk (SIMA)
  • PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk. (SKYB)
  • SMR Utama Tbk (SMRU)
  • PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)
  • Sugih Energy Tbk (SUGI)
  • PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM)
  • PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)
  • PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE)
  • PT Terregra Asia Energy (TGRA)
  • PT Totalindo Eka Persada Tbk. (TOPS)
  • PT Sunindo Adipersada Tbk. (TOYS)
  • Trada Alam Minera Tbk. (TRAM)
  • Triwira Insanlestari Tbk (TRIL)
  • Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT)
  • PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA)

Suspensi di Pasar Reguler & Tunai

  • Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO)
  • PT Arkha Jayanti Persada Tbk. (ARKA)
  • PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk. (ASMI)
  • PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS)
  • PT Bhakti Multi Artha Tbk. (BHAT)
  • PT Black Diamond Resources Tbk (COAL)
  • PT Capri Nusa Satu Properti Tbk. (CPRI)
  • PT Toba Surimi Industries Tbk (CRAB)
  • Aksara Global Development Tbk (GAMA)
  • Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO)
  • PT Hillcon Tbk (HILL)
  • PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF)
  • Tanah Laut Tbk (INDX)
  • PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS)
  • PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM)
  • Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI)
  • PT Panca Mitra Multiperdana Tbk. (PMMP)
  • PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)
  • PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI)
  • PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA)
  • PT Sriwahana Adityakarta Tbk. (SWAT)
  • PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS)
  • PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE)