BEI Buka Suspensi Saham NIRO, Tapi Masih Rugi Rp58,9 Miliar di 2021 Loh!

EmitenNews.com—Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya membuka gembok suspensi perdagangan saham PT City Retail Developments Tbk (NIRO) yang tercatat di papan pengembangan setelah melakukan pemenuhan kewajiban terkait laporan keuangan tahunan.
Merujuk pengumuman resmi BEI, Rabu (24/8/2022) Yayuk Sri Wahyuni P.H. Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI menyebutkan, sehubungan dengan Pengumuman Bursa Peng-SPT-00008/BEI.PP1/08-2022, Peng-SPT-00016/BEI.PP2/ 08-2022, Peng-SPT-00010/BEI.PP3/08-2022 tanggal 1 Agustus 2022 perihal Penyampaian Laporan Keuangan Auditan yang Berakhir per 31 Desember 2021 serta mempertimbangkan bahwa PT City Retail Developments Tbk (NIRO) telah melakukan pemenuhan atas penyampaian Laporan Keuangan Tahunan yang Berakhir per 31 Desember 2021.
Oleh sebab itu Bursa memutuskan untuk mencabut penghentian sementara perdagangan Efek Perseroan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, mulai sesi II perdagangan hari Selasa, tanggal 23 Agustus 2022. "Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tukas Yayuk.
PT City Retail Development Tbk (NIRO) mencatat penjualan Rp732,65 miliar hingga periode 31 Desember 2021 naik dari Rp529,19 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Laporan perseroan Selasa menyebutkan, laba bruto diraih Rp335,16 miliar naik dari laba bruto Rp223,86 miliar. Namun laba usaha tercatat Rp202,25 miliar turun dari laba usaha Rp352,86 miliar tahun sebelumnya.
Rugi sebelum pajak tercatat Rp161,61 miliar dari laba sebelum pajak Rp158,45 miliar tahun sebelumnya.
Rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita Rp58,92 miliar usai meraih laba Rp57,56 miliar tahun sebelumnya.
Total aset perseroan tercatat Rp11,69 triliun hingga periode 30 Desember 2021 naik dari total aset Rp10,61 triliun hingga periode 31 Desember 2020.
Related News

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar