EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat rata-rata transaksi harian sebesar Rp13,5 triliun sepanjang 2024 yang mencerminkan likuiditas yang tinggi. Jumlah investor juga meningkat hingga 14 juta SID (Single Investor Identification), pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.


Hal itu dipaparkan jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) di acara Editor in Chief Gathering 2024 yang berlangsung di SCBD, Jakarta, Selasa (10/12/2024) malam. Acara dihadiri seluruh jajaran direksi, mulai dari Direktur Utama Iman Rachman, Direktur Pengembangan Jefrey Hendrik, Direktur Penilaian Perusahaan Nyoman Yetna, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko Sunandar, Direktur Keuangan dan SDM Risa E. Rustam, serta Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Irvan Susandy.


Dalam paparan kinerjanya manajemen BEI mengungkapkan bahwa tahun ini mereka membukukan laba bersih Rp276,68 miliar dengan rasio biaya terhadap pendapatan (cost ratio) sebesar 81,6%. Sementara total aset tercatat Rp7,14 triliun, dengan ekuitas mencapai Rp6,04 triliun.


Jajaran direksi juga menyampaikan harapan besar untuk tahun mendatang, termasuk peningkatan inklusi dan literasi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda.


Dalam sambutannya Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyampaikan bahwa dengan kolaborasi yang erat antara BEI dan media, optimisme untuk menghadapi tantangan di tahun mendatang tetap terjaga.


"Kami percaya bahwa dengan dukungan semua pihak, pasar modal Indonesia akan semakin inklusif, kuat, dan berdaya saing global. Media adalah mitra strategis dalam mewujudkan hal tersebut," pungkasnya.


Acara yang berlangsung dalam suasana hangat ini menjadi penanda akhir tahun yang penuh refleksi sekaligus membuka jalan bagi kerja sama yang lebih solid antara BEI dan media di tahun 2025.


Pada kesempatan ini BEI juga terbuka untuk memberikan data apapun yang diperlukan pers. Selain itu BEI juga menyampaikan sekolah bursa bagi para reporter masih terus berlangsung untuk menambah ilmu dan wawasan tentang bursa saham dan perkembangan maupun tantangan ke depan.(*)