BEI Cecar Jhonlin (JARR) Beli 3.500 Ton CPO dari Aset Sitaan Kejagung
:
0
Lanskap perkebunan sawit PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR). Foto: JARR.
EmitenNews.com - PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam mengakui membeli 3.500 ton crude palm oil (CPO) yang berasal dari aset sitaan Kejaksaan Agung.
CPO tersebut kini dikelola PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) atau APN. BUMN ini mendapat penugasan dari Menteri BUMN untuk mengelola perkebunan sawit hasil rampasan negara.
Transaksi itu yang membuat PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melayangkan surat permintaan klarifikasi ke JARR pada Jumat, 17 Juli 2026. BEI menyoroti adanya dugaan sengketa hukum material.
Direktur Keuangan JARR, Temmy Iskandar mengatakan, "APN sudah menginformasikan bahwa mereka ditunjuk Menteri BUMN untuk mengelola aset tersebut. 3.500 ton CPO sudah kami terima dan pakai sebagai bahan baku."
Temmy berlanjut memaparkan kronologinya dimulai dari penawaran APN yang masuk pada 10 Maret 2025 untuk penjualan 3.500 metrik ton CPO tahap pertama dengan harga Rp13.800 per kg.
Lalu, dijelaskan Temmy nota kesepahaman ditandatangani 13 Maret 2025. Sehari setelahnya JARR mentransfer uang muka Rp50 miliar.
Barang sebanyak 3.498,15 metrik ton baru diterima pada 15 April 2025. Penerimaan dilengkapi berita acara dan hasil survei dari PT Tribhakti. Pelunasan Rp3,58 miliar dibayar pada 23 April 2025.
Total nilai transaksi mencapai Rp53,58 miliar termasuk pajak.
Terkait somasi dari Law Office R. Azhari & Co, JARR menyatakan tidak perlu menanggapi. Perseroan menilai pembelian dilakukan sesuai hukum dan melalui uji tuntas.
JARR juga menegaskan belum menerima panggilan dari kepolisian. Temmy turut serta menyebut belum ada proses hukum berjalan dan perkara ini tidak berdampak pada produksi, penjualan, maupun keuangan.
Related News
Emiten Oona Insurance (ABDA) Ekspos Kinerja & Direksi Baru!
Nyaris Delisting, Trikomsel (TRIO) Ungkap Pemulihan 7 Tahun Suspensi
Senyap, Investor Ini Terus Jala 3,2 Persen Saham RAFI Meski Suspensi
Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Ground Breaking Proyek Vasa Ubud
Pengendali KOKA Tanda Tangani Jual Beli Saham dengan Liqun Investment
Tempo Scan Pacific (TSPC) Ungkap Rencana Bentuk Perusahaan Patungan





