BEI Cecar Saham KOTA Usai Cetak ATH, Harganya Melonjak 224 Persen!
:
0
jajaran Manajemen PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) saat RUPS tahun buku 2024. Foto: KOTA.
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah meminta penjelasan tertulis kepada PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menyusul peningkatan harga saham dan aktivitas transaksi yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan data perdagangan, saham KOTA sempat menyentuh level tertinggi tahun ini alias All-Time High (ATH) di Rp188 pada 6 Agustus 2026.
Secara year to date, harga tersebut mencatatkan kenaikan sebesar Rp130 poin atau 224,14% dari posisi awal tahun. Sementara dalam periode 1 bulan terakhir, saham naik Rp100 poin atau lebih dari 100% kenaikan dari harga Rp88.
Kenaikan tajam terjadi sejak akhir Juli 2026. Pada 29 Juli 2026 saham KOTA berada di Rp125, kemudian menguat ke Rp171 pada 5 Agustus 2026. Lonjakan terbesar terjadi pada 30 Juli 2026 yang naik 20,80% dan pada 6 Agustus 2026 naik 9,94% ke Rp188 dengan nilai transaksi Rp757,07 miliar dan volume 40,38 juta lot.
Menanggapi permintaan BEI, Direktur KOTA, Gema Pratama dalam keterbukaan informasi yang terbit Selasa (11/8/2026) menyatakan bahwa seluruh informasi material terkait kegiatan operasional, kondisi keuangan, dan kerja sama strategis telah diungkapkan kepada publik sesuai peraturan yang berlaku.
"Sampai dengan tanggal tanggapan ini, selain informasi yang telah disampaikan kepada publik, Perseroan tidak memiliki informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material yang dapat mempengaruhi harga efek maupun kelangsungan usaha Perseroan," beber Gema.
Terkait rencana korporasi, manajemen menyampaikan bahwa perseroan memiliki wacana pengembangan usaha yang bersifat strategis dan masih dalam tahap kajian.
Hingga saat ini belum terdapat rencana aksi korporasi dalam 3 bulan ke depan yang dapat memengaruhi pencatatan saham di bursa.
Related News
4 Emiten Berkinerja Negatif yang Terlempar dari Indeks Menengah MSCI
Usai Diakuisisi, 5 Pucuk Pimpinan MBSS Kompak Mengundurkan Diri
13 Emiten Ditendang dari MSCI Small Cap, Intip Kinerjanya
BEI Suspensi Khusus Saham TRUE & Lepas Gembok Saham TRUK
SMGR Kuasai 45% Pangsa Pasar, PEFINDO Beri Rating idAAA
Official Partner Odoo, ini Ekspektasi Zyrexindo (ZYRX)





