BEI Luncurkan Green Equity, Wadah Baru Saham Eco-Friendly Pasar Modal
:
0
Suasana di depan gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan mekanisme Green EquityGreen Equity Designation mulai Jumat, 31 Juli 2026. Skema ini menjadi wadah baru bagi saham eco-friendly untuk mendapatkan visibilitas khusus di pasar modal Indonesia.
Peluncuran tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00110/BEI/07-2026. Kebijakan ini merupakan turunan dari Peraturan Bursa Nomor I-A terkait penetapan kategori Perusahaan Tercatat berbasis keberlanjutan.
BEI menyusun aturan ini dengan mengacu pada Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia dan Green Equity Principles dari World Federation of Exchanges (WFE).
Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi dalam keterangan resmi, Jumat (31/7) mengatakan, Green Equity dibuat untuk menjawab kebutuhan investor akan informasi keberlanjutan yang kredibel.
“Penetapan Saham Berbasis Hijau adalah langkah konkret BEI menghubungkan agenda keberlanjutan dengan kebutuhan pendanaan riil Perusahaan Tercatat,” ujar Iding.
Ia menambahkan, melalui label ini investor domestik maupun global akan lebih mudah mengidentifikasi emiten yang berkontribusi pada transisi rendah karbon.
“Melalui informasi yang lebih terstruktur dan terverifikasi, kami mempermudah investor domestik maupun global mengidentifikasi perusahaan yang benar-benar berkontribusi pada transisi rendah karbon, sekaligus memperluas akses Perusahaan Tercatat terhadap basis investor dan sumber pendanaan berkelanjutan,” lanjut Iding.
Label Green Equity diberikan kepada saham Perusahaan Tercatat dan Calon Perusahaan Tercatat yang telah lolos reviu dari Penyedia Reviu Eksternal. Penilaiannya mencakup kontribusi terhadap ekonomi hijau, pemenuhan tata kelola, dan keterbukaan informasi keberlanjutan.
Untuk menjaga kredibilitas, emiten wajib menyampaikan laporan reviu secara berkala kepada BEI.
BEI menargetkan inisiatif ini dapat meningkatkan transparansi, memperluas akses pendanaan berkelanjutan, dan mendorong transformasi usaha menuju ekonomi rendah karbon. Inisiatif ini juga mendukung target pemerintah dalam penurunan emisi.
Related News
BEI Beri Kado Suspensi 72 Emiten Bandel, Alasannya Karena Ini
Hadapi Risiko Digital, BI Tata Struktur Industri Sistem Pembayaran
Bos BEI Serukan Jangan Panik ke Investor Soal Penggantian Gubernur BI
Daftar Terbaru Indeks Kompas100, BREN Keluar BNBR Masuk
Dua Saham Baru Masuk LQ45, BEI Coret SMGR dan TOWR
BEI Umumkan Daftar Terbaru Saham LQ45, IDX30 dan IDX80





