EmitenNews.com - Manajemen PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan denda kepada 21 perusahaan tercatat. Sanksi Rp150 juta menanti Karena perusahaan lalai. Tepatnya, tidak menyampaikan laporan keuangan secara interim berakhir 30 September 2020.
Parahnya, selain belum menyerahkan laporan keuangan interim, 21 perusahaan tercatat itu, ternyata belum melunasi denda. ”Berdasar pantauan kami hingga Minggu (28/2), ke-21 perusahaan tersebut belum membereskan laporan keuangan interim dan denda,” tutur Adi Pratomo Aryanto, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1, seperti dilansir laman resmi BEI, Senin (1/3).
Berikut ke-21 perusahaan bandel tersebut.
1. PT Armidian Karyatama (ARMY) mengalami suspensi seluruh pasar sejak 2 Desember 2019.
2. PT Exploitai Energi Indonesia (CNKO) suspensi pasar regular dan tunas sejak 31 Agustus 2020.
3. PT Cowell Development (COWL) suspensi siluru pasar sejak 13 Juli 2020.
4. PT Eterindo Wahanatama (ETWA) suspensi pasar reguler dan tuna sejak 31 Agus 2020.
5. PT Firs Indo American Leasing (FINN) suspensi pasar reguler dan tunai sejak 9 Desember 2019.
6. PT Golden Plantation (GOLL) suspensi pasar reguler dan tunai sejak 30 Januari 2019.
7. PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia (KBRI) suspensi siluru pasar sejak 23 April 2019.
Related News
Perkuat Operasional, Telkom Akses Genjot Pemerataan Digital
Telkom (TLKM) Lakukan Pemisahan Usaha FO Tahap 2 Senilai Rp49,85T
Penuhi Free Float 15 Persen, Pengendali RELI Divestasi Jutaan Lembar
Perkuat Dominasi Perluas Jaringan, Alfamart (AMRT) Buka 323 Gerai
Senyap! Mantan Bos BCA, Setijoso Ternyata Pegang 1,16% Saham GJTL
Emiten Istri Aguan Dirikan "Oriental Kopi" Bareng Investor Malaysia





