BEI Tegur Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Terkait Lonjakan Harga Saham
:
0
Gambar salah satu usaha BREN
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) lagi - lagi memperhatikan perkembangan saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), yang mengalami kenaikan harga signifikan.
Pada Rabu (17/4), BEI mengeluarkan pengumuman mengenai Unusual Market Activity (UMA) terkait saham perusahaan yang dimiliki oleh konglomerat Prajogo Pangestu ini.
Corporate Secretary BREN, Merly, dalam menjawab pertanyaan BEI pada Kamis (18/4) terkait mengenai informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.
Dia mengatakan bahwa yang mempengaruhi keputusan investasi pemodal adalah terkait dengan penyelesaian pengambilalihan 99,99% saham PT UPC Sidrap Bayu Energi (Sidrap 1) dan PT Operation and Maintenance Indonesia oleh PT Barito Wind Energy tertanggal 2 April 2024.
“Penyelesaian akuisisi Sidrap 1 yang merupakan pembangkit listrik tenaga angin pionir di Indonesia dengan kapasitas 75 MW dan menduduki salah satu yang terbesar di negara ini, memperkuat komitmen Perseroan untuk mengembangkan energi baru terbarukan di Indonesia.” Kata Corporate Secretary BREN, Merly, Kamis (18/4).
Ia melanjutkan bahwa selesainya akusisi strategis ini menandai ekspansi Perseroan ke dalam sektor energi angin, melengkapi rekam jejak yang sudah ada di sektor panas bumi, dan menegaskan komitmen Perseroan untuk turut mengantarkan energi berkelanjutan di Indonesia dan mendukung target Pemerintah Indonesia untuk mencapai target Net Zero emission.
Berdasarkan hal tersebut di atas, sampai dengan tanggal surat ini, tidak ada fakta atau informasi material tambahan lain berdasarkan POJK 31/2015 yang perlu diungkapkan kepada publik oleh Perseroan.
Ia juga mengatakan bahwa sampai dengan tanggal surat ini, Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi setidaknya dalam waktu 3 bulan mendatang yang berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa.
Related News
TINS Tabulasi Laba Rp1,5 Triliun, Melesat 1.183 Persen Kuartal I 2026
Tutup Kuartal I, Penjualan TRIS Naik 13,18 Persen
Makin Bengkak, WIKA Tekor Rp1,13 Triliun Kuartal I 2026
Laba PTMR Melonjak 154 Persen Q1 2026, Saham Jalani Suspensi
Kinerja Moncer, Laba BCIP Melonjak 225 Persen Q1 2026
Drop 109 Persen, EMTK Kuartal I Boncos Rp335,85 Miliar





