EmitenNews.com - PT Kencana Energi Lestari Tbk. (KEEN) memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait Volatilitas sahamnya yang terpantau cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Pada perdagangan Rabu (24/9), saham KEEN ditutup naik Rp30 atau menguat 3,1% ke level Rp1.005 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham emiten energi ini melonjak 20,4%, dalam enam bulan 66,7% dari Rp600 (24 Maret 2025), dan secara tahunan naik 68,9% dari Rp595 (2 Januari 2025).

Menanggapi permintaan BEI melalui surat No. S-11053/BEI.PP2/09-2025 perihal penjelasan volatilitas transaksi efek, manajemen KEEN memastikan tidak ada informasi material yang belum diungkapkan ke publik.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” jelas Diana Limardi Sekteris Perusahaan KEEN dalam keterangan resmi, Rabu (24/9).

Diana juga menegaskan, tidak ada rencana tindakan korporasi dalam tiga bulan ke depan yang berdampak pada pencatatan saham.

Tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam ketentuan OJK.

Pemegang saham utama tidak memiliki rencana khusus terkait kepemilikan sahamnya di perseroan.

Dengan demikian, manajemen KEEN menegaskan pergerakan harga saham sepenuhnya merupakan dinamika pasar dan tidak dipengaruhi aksi korporasi maupun informasi material tersembunyi.

Sebagai informasi PT Kencana Energi Lestari Tbk, bergerak di bidang energi baru terbarukan (EBT), khususnya dalam pengembangan dan pengoperasian pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan mikrohidro (PLTMH) di Indonesia.

Kencana Energi (KEEN) sepanjang 2024 mencatat laba bersih USD6,23 juta. Drop 51,74 persen dari periode sama tahun sebelumnya di kisaran USD12,91 juta. Oleh sebab itu, laba per saham dasar dan dilusian melorot menjadi USD0,0017 dari sebelumnya USD0,0035.