Bencana Alam Rusak Infrastruktur Tambang, ARCI Sebut Produksi Bisa Turun 25 Persen
:
0
EmitenNews.com - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) memperkirakan produksi emas pada tahun 2022 akan terdampak sekitar 25 persen dibandingkan jumlah produksi pada tahun 2021, dan lebih jauh terhadap kinerja keuangan.
Pada tanggal 2 Januari 2022, telah terjadi kejadian bencana alam yang berdampak di salah satu pit milik TTN. Bencana alam tersebut salah satunya mengakibatkan rusaknya dinding kerja tambang. Saat ini, Perusahaan sedang dalam proses pemulihan atas pit yang terdampak dari kejadian tersebut dan akan mengoptimalkan kegiatan penambangan untuk 3 pit lainnya.
Perusahaan telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menanggulangi dampak dari kejadian bencana alam tersebut serta memiliki polis asuransi yang cukup komprehensif sehubungan dengan kerusakan (Damage) dan Business Interruption.
Itu terkait situasi terkait bencana alam pada awal bulan Januari tahun ini, Perseroan memiliki beberapa rencana. Yakni, mengoptimalisasi penuh aktivitas penambangan di pit Toka, Kopra dan Alaskar yang baru.
Kemudian memastikan pit yang terdampak bencana untuk dapat beroperasi kembali sesuai jadwal. Melanjutkan implementasi langkah-langkah strategis untuk efisiensi biaya, terutamanya biaya aktivitas penambangan dan pengolahan
Related News
MBSS Ungkap Alasan 5 Pucuk Pimpinan yang Hengkang Usai Diakuisisi
WGSH Siapkan Emisi Surat Utang, Danai Proyek Return 3% Nett per Bulan
Kinerja BYAN yang Membuat H Isam Rela Mengeluarkan Rp300 T
4 dari 5 Saham Konglo Haji Isam Sentuh ARA, Cek Kinerja Terbaru 1H2026
ELPI Raih Kontrak Rp582,76M di H1 2026, Bidik Ekspansi Internasional
Jadi Anggota Terbaru HSC, Intip Perkembangan Terbaru Kinerja MDIA





