Beras Langka dan Mahal, Ini Temuan KPPU!
:
0
Ilustrasi pedagang beras. dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Ternyata ini penyebab langka, dan mahalnya harga beras premium. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Lampung menemukan penyebab kelangkan dan mahalnya harga beras di ritel modern di Lampung, karena produsen sengaja menyetop suplai ke ritel.
Dalam keterangannya Rabu (21/2/2024), Kepala Kantor Wilayah II KPPU Lampung Wahyu Bekti Anggoro mengatakan, salah satu penyebab kelangkaan yang memicu mahalnya harga beras, ada produsen yang sengaja menghentikan distribusi ke ritel modern.
"Hasil pemantauan, kami menemukan adanya surat pemberitahuan dari salah satu produsen bahwa distribusi ke ritel modern dihentikan sementara," kata Wahyu Bekti Anggoro.
Penghentian suplai dilakukan karena harga dari produsen akan mencapai Rp14.500 per kilogram (kg). Sedangkan harga eceran tertinggi (HET) hanya Rp 13.900 per kg. Ritel modern tidak dapat menjual produk di atas HET yang ditetapkan pemerintah, karena itu produsen menghentikan suplai kepada ritel.
Selain itu, KPPU juga mendapati suplai terakhir oleh produsen ke ritel modern dilakukan pada 9 Februari 2024. Dari hasil penelusuran ke produsen, juga didapatkan keterangan bahwa saat ini produsen hanya mendistribusikan beras ke pasar tradisional yang mau menjual sesuai HET.
Related News
Potensi Logam Tanah Jarang Bukan Kaleng-kaleng, Terbaik Ada di Mamuju
Pemerintah Lelang 10 Area Migas Baru, Terbesar di Timur Laut Dalam
Pelemahan Rupiah dan Ancaman PHK, Begini Kondisi Industri SepatuĀ
Imbal Hasil Obligasi 30 Tahun AS Tembus 5 Persen, Pertama Sejak 2007
Pertumbuhan Thailand Terkuat dalam 3 Kuartal, Tapi Masih Kalah dari RI
Rupiah Hari ini Masih Fluktuatif Cenderung Melemah





