Berbunga 8,25 Persen, Lontar Papyrus Tawarkan Obligasi Rp1,17 Triliun

ilustrasi Bonds atau surat utang. Dok/Istimewa
EmitenNews.com - PT Lontar Papyrus Pulp & Paper industri akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan II tahap III tahun 2024 sebesar Rp1,17 triliun. Surat utang itu, bagian dari Obligasi berkelanjutan II dengan target dana dihiimpun Rp7 triliun.
Obligasi itu, ditawarkan dalam 3 seri. Seri A dengan pokok Rp612,4 miliar memiliki tingkat suku bunga tetap 8,25 persen per tahun berdurasi 370 hari. Seri B senilai Rp415,6 miliar dengan bunga 10,75 persen per tahun sepanjang 3 tahun.
Lalu, seri C memiliki pokok Rp148,19 miliar dengan tingkat suku bunga tetap 11,25 persen per tahun dengan jangka waktu 5 tahun. Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan, sesuai tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi.
Pembayaran bunga pertama pada 27 Juni 2024. Sedang bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo pada 7 April 2025 seri A, 27 Maret 2027 seri B, dan 27 Maret 2029 seri C. Dana hasil obligasi sekitar 64 persen untuk pembayaran utang perseroan.
Yaitu, berupa pembayaran pokok pinjaman, angsuran pokok pinjaman dan/atau bunga, dan kupon obligasi. Selanjutnya, sekitar 36 persen untuk modal kerja, antara lain pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan, dan biaya overhead.
PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, BCA Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, Mandiri Sekuritas, RHB Sekuritas Indonesia, Sucor Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin emisi obligasi.
Sementara itu, Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) bertindak sebagai wali amanat. Selanjutnya, obligasi tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan dari Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) idA (Single A).
Masa Penawaran Umum pada 21-22 Maret 2024. Penjatahan pada 25 Maret 2024. Selanjutnya, distribusi secara elektronik pada 27 Maret 2024. Dan, pencatatan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) jatuh pada 28 Maret 2024. (*)
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024