Berkat Kontribusinya, Jababeka Dapat 6 Apresiasi dari Pemkab Bekasi
:
0
PT Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemerintah Kabupaten Bekasi. Photo/Jababekaa
EmitenNews.com -Anak usaha PT Jababeka Tbk (KIJA) yaitu PT Jababeka Infrastruktur selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka, menerima penghargaan dalam ajang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSLP) / CSR (Corporate Social Responsibility) Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi, bertempat di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis (2/7/2026).
Adapun ajang ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) secara inovatif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat sepanjang tahun 2025.
Dalam ajang tersebut, PT Jababeka Infrastruktur meraih enam (6) penghargaan sekaligus, yaitu Terbaik 1 Kategori Infrastruktur, Terbaik 1 Kategori Pengelola Kawasan Industri, Terbaik 2 Kategori SDGs Pilar Sosial, Terbaik 1 Kategori SDGs Pilar Ekonomi, Terbaik 1 Kategori SDGs Pilar Lingkungan, serta gelar Pemenang Top SDGs yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai bentuk pengakuan resmi atas kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025.
Top SDGs Award sendiri merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada perusahaan dengan rekam jejak terbaik secara menyeluruh dari ketiga pilar SDGs, yaitu pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan capaian tersebut, PT Jababeka Infrastruktur menegaskan konsistensinya dalam menjalankan program pembangunan berkelanjutan secara terintegrasi.
Rangkaian penghargaan ini merupakan buah dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjalankan program-program TJSLP yang menyasar aspek infrastruktur, lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Kawasan Industri Jababeka.
Salah satu program yang turut menjadi perhatian adalah penanaman mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong, yang dijalankan sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus melibatkan masyarakat setempat dalam pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Selain itu, PT Jababeka Infrastruktur turut mendorong pengembangan Pusat Daur Ulang (PDU) Mekarmukti, sebuah program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang menghadirkan Mini Plant of Low Carbon Feed. Melalui fasilitas ini, limbah organik diolah dengan metode budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), yang membantu mengurangi volume sampah organik sekaligus membuka peluang nilai ekonomi baru bagi warga sekitar.
Keberhasilan program TJSLP juga tidak lepas dari peran aktif masyarakat sebagai mitra PT Jababeka Infrastruktur di lapangan, seperti Jahuri, Ketua RW 12 sekaligus Ketua Bumdes Mekarmukti, yang menginisiasi Mini Plant of Low Carbon Feed hingga berkembang menjadi Desa Eduwisata Mekarmukti dan meraih penghargaan Inovasi Program Unggulan KKN Universitas Pelita Bangsa 2024/2025; Sonhaji, Ketua Pokdarwis Alipbata, yang menggerakkan pelestarian dan ekowisata mangrove di Muara Gembong; serta Wiwi Marwiyah yang mendorong pemberdayaan ekonomi warga melalui keterampilan menjahit. Kolaborasi bersama para penggerak lokal ini menegaskan bahwa keberhasilan TJSLP juga ditentukan oleh semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga lingkungan dan membangun kesejahteraan bersama.
Menanggapi capaian ini, Didik Purbadi selaku Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, menyampaikan bahwa tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan.
"Bagi Jababeka, tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif," ujarnya.
Related News
Telisik, Berikut 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Simak! 10 Saham Top Gainers Pekan ini
IHSG Bawah 6.000, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp10.287 Triliun
Awalnya Nihil, Nippon Steel Kowa Kini Genggam Saham VRNA
Direktur TAPG Borong 200 Ribu Saham, Kepemilikan Meningkat
Samuel Sekuritas Pangkas Proyeksi Laba Perbankan 2026, Ini Penyebabnya





