Bersama Putranya, JK Temui Prabowo Bahas Investasi Energi Hijau Rp70T
:
0
Presiden Prabowo Subianto diapit Jusuf Kalla dan Solihin Kalla (kanan). Dok. Setkab RI.
EmitenNews.com - Jusuf Kalla bersama putranya Solihin Kalla menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Mereka membahas investasi sebesar Rp60 triliun-Rp70 triliun untuk pengembangan energi hijau.
Dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden terlihat kedatangan Jusuf Kalla dan sang putra disambut langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang kemudian mengantar keduanya menuju ke ruangan Presiden Prabowo berada di Istana Merdeka. Prabowo pun menyambut dan menyalami JK dan Solihin lalu mengajak keduanya duduk di kursi yang telah disiapkan.
Sementara itu, Seskab Teddy dalam keterangannya mengungkapkan bahwa Jusuf Kalla telah meminta waktu untuk bertemu dengan Presiden Prabowo. Permintaan pertemuan tersebut disampaikan beberapa hari lalu.
“Oh iya, Pak Wapres Jusuf Kalla beberapa hari lalu meminta waktu bertemu kepada Presiden Prabowo. Beliau akan datang bersama putra beliau yang juga seorang pebisnis,” ujar Seskab Teddy.
Seskab Teddy menjelaskan bahwa Presiden Prabowo senantiasa membuka ruang komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai tokoh nasional, termasuk para pelaku usaha, sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan serta membangun kolaborasi untuk kemajuan bangsa.
JK Berdiskusi Cukup Panjang dengan Presiden
Sementara itu, kepada pers, JK mengaku berdiskusi cukup panjang dengan Presiden Prabowo yang difokuskan pada peningkatan kapasitas energi nasional sebagai bagian dari agenda mewujudkan swasembada energi.
"Kita bicara investasi kira-kira Rp60 triliun-Rp70 triliun," ujar Wakil Presiden ke-10 dan 12 itu, kepada wartawan seusai bertemu dengan Presiden Prabowo.
Kalla Group telah membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas sekitar 1.500 megawatt (MW). Perusahaan keluarga JK itu, siap melanjutkan pembangunan tambahan 2.000 MW, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).
JK mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung pengembangan proyek energi bersih. Ia menyebut telah memiliki lokasi dan desain apabila pemerintah ingin membangun PLTA dan PLTG.
Related News
Bukan Batu Bara Langka, Bahlil Ungkap Ini Penyebab Pemadaman Listrik
Tersangka ke Empat Kasus Korupsi MBG, Orang Kepercayaan Sony Sonjaya
Nyanyian Sumbang Sony Sonjaya, Bantahan AHY, KPK, DPR dan Bos KSP
Terkait Kasus Korupsi CPO, Hakim Tinggi Perberat Hukuman Advokat Ini
Jadi Orang Presiden, Raffi Ahmad Perlu Klarifikasi Soal Blueray Cargo
Ini Alasan Sejumlah SPPG akan Ditutup, Mensesneg Targetkan Sebulan





