Bertambah 216 Penderita, Terjadi Lonjakan Kasus Baru Covid-19 Dibanding Kemarin
:
0
EmitenNews.com - Terjadi lonjakan tambahan kasus Covid-19 hari ini. Selasa (21/12/2021) ini, pemerintah melaporkan penambahan 216 kasus baru infeksi virus Corona (Covid-19). Bandingkanlah dengan Senin (20/12/2021), yang tambahannya hanya 133 penderita. Maka, mari tetap dengan protokol kesehatan ketat, untuk melawan pandemi Covid-19, yang sampai kini belum benar-benar menunjukkan tanda-tanda melandai.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, sejak Senin (20/12/2021) siang hingga Selasa pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan kasus baru sebanyak 216 penderita itu, total jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air mencapai 4.260.893. Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo, Senin (2/3/2020) mengumumkan adanya penderita infeksi virus Corona penyebab coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Tanah Air.
Kasus perdana Covid-19 di Indonesia itu, menimpa pasangan ibu dan anak, warga Kota Depok, Jawa Barat. Sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah. Pandemi Covid-19 kini menjadi momok menakutkan, seperti yang juga melanda negara-negara lain di dunia.
Selasa ini, Satgas Penanganan Covid-19 juga mengumumkan adanya penambahan 205 kasus sembuh. Dengan begitu total penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, yang dinyatakan sembuh kini mencapai 4.112.040 orang.
Related News
Berbatik Kuning Bacakan Pleidoi, Noel Malah Ngaku Siap Dihukum Mati
BSN Championship 2026 Dorong Talenta Sepak Bola dan UMKM Aceh
Developer Nakal Rugikan Ekosistem Perumahan, Ini Sebabnya
Gelontorkan Bantuan Pangan hingga Juni, Jurus Pemerintah Tekan Harga
Ekosistem Kuat, Bank BSN Raih Digital Innovation Awards 2026
Pertamina Tak Rilis Kendaraan Yang Dilarang Pakai Pertalite 1 Juni





