BFIN Private Placement 230 Juta Lembar, Simak Tujuannya
:
0
Gedung BFI Finance tampak berdiri kukuh. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - BFI Finance (BFIN) akan menggeber private placement maksimal 230 juta lembar. Pengeluaran saham baru emiten Boy Thohir-Jerry Ng itu, dibalut dengan nilai nominal Rp25. Penerbitan saham anyar itu, setara 1,53 persen dari modal ditempatkan, dan disetor perseroan.
Tindakan itu dilakukan dalam pelaksanaan program kepemilikan saham untuk manajemen dan karyawan senior atau program manajemen and employee stock option plan (MESOP). Program MESOP adalah pemberian hak opsi kepada peserta program (Optionee) untuk membeli saham baru perseroan.
Peserta program yaitu, direksi dan karyawan senior yang merupakan karyawan tetap dan memegang posisi strategis. Menunjukkan kinerja, perilaku baik, dan menjunjung tinggi nilai-nilai utama dengan tujuan memberi insentif, dan penghargaan atas kontribusi, meningkatkan motivasi, produktivitas, loyalitas, dan memperkuat struktur permodalan secara berkelanjutan.
Dengan demikian diharap terjadi peningkatan kualitas portfolio dengan melakukan kontrol kepada pihak-pihak yang diberikan pembiayaan, dan pelaksanaan pembayaran sesuai jadwal waktu telah ditetapkan, sehingga kapabilitas collection dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga membukukan pendapatan di kemudian hari sesuai yang direncanakan.
Periode hak opsi berlaku sejak 1 Mei 2026 sampai 15 September 2030. Periode pelaksanaan dua kali dalam satu tahun. Setiap tahap hak opsi berdurasi sepanjang 30 hari bursa. Bila pemegang hak opsi tidak melaksanakan pada periode pelaksanaan sampai 15 September 2030, hak opsi menjadi gugur, dan tidak dapat digunakan untuk membeli saham perseroan.
Seluruh rangkaian aksi itu harus mendapat persetujuan investor melalui rapat umum pemegang saham independen. Oleh sebab itu, untuk memperoleh izin itu, perseroan akan menggelar rapat pada 15 September 2025 mendatang. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





