Bila Pemerintah Lambat, Raja Ampat Sekarat
:
0
Ilustrasi Raja Ampat, keindahan destinasi pariwisata unggulan Indonesia yang terkenal sebagai salah satu surga biodiversitas laut dunia, kini terancam oleh aktivitas pertambangan nikel. Dok. Indonesia Kaya.
Ketua Pengurus Daerah Barisan Pemuda Adat Nusantara (PDBPAN) Moi Maya, Elon Salomon Moifilit, menyuarakan kekhawatiran masyarakat adat atas ancaman ekspansi tambang. “Kami tidak menolak pembangunan, tetapi menolak eksploitasi yang mengorbankan masyarakat adat dan menghancurkan lingkungan,” tegasnya.
Pemerintah telah mengambil langkah konkret untuk menangani isu tambang nikel di Raja Ampat, termasuk penghentian sementara operasional dan evaluasi izin. Namun, tantangan besar masih dihadapi untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan pelestarian ekosistem dan pariwisata berkelanjutan.
Masyarakat adat, pemerintah, dan berbagai pihak kini menanti tindakan nyata untuk memastikan Raja Ampat tetap menjadi “Mutiara Dunia” bagi Indonesia dan dunia.(#Be eN#). ***
Related News
Geely Rilis SUV Monjaro i-HEV 4,75 L/100 KM Setara CR-V Rp300 Jutaan
Mengaku Kalah Atas Sengketa Merek DENZA dan Jadi DANZA? Ini Kata BYD
Samsung Sepakat Pasok Baterai Untuk Proyek EV Masa Depan Mercedes-Benz
Intip Bocoran Interior BYD Atto 3 Terbaru
Tips 5 Teknik Berkendara Hemat BBM Saat Harga Pertamax Naik
BYD Produksi 6 EV Per Menit





