KKP Hentikan Sementara Aktivitas Reklamasi di Kawasan Pabrik Mie Sedap
:
0
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Pung Nugroho Saksono. Dok. iNews.
EmitenNews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara aktivitas pemanfaatan ruang laut yang tidak sesuai ketentuan di kawasan pabrik Mie Sedap Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Manajemen PT. Surya Sarana Marina (SSM) pelaksana reklamasi seluas 1,72 hektare itu, memilih bungkam.
Dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (18/2/2026), Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP Pung Nugroho Saksono mengatakan perusahaan yang beroperasi di lokasi tersebut diduga melanggar aturan karena tidak memiliki dokumen Perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL).
Penghentian sementara kegiatan reklamasi di areal PT. Surya Sarana Marina mencapai 1,72 hektare oleh Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Polsus PWP3K) Pangkalan PSDKP Benoa – Ditjen PSDKP pada Selasa (17/2/2026).
“Pemanfaatan ruang laut di lokasi tersebut dihentikan sementara, karena jelas hasil pengawasan oleh Polsus bahwa melanggar ketentuan pemanfaatan ruang laut,” ungkap Pung Nugroho Saksono, karib disapa Ipunk.
Penindakan tersebut merupakan hasil pengawasan tim patroli sekaligus tindak lanjut dari pengaduan masyarakat atas adanya kegiatan pemanfaatan ruang laut yang diduga tidak berizin.
Tindakan hukum tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 30 Tahun 2021.
“KKP hadir menjaga sumber daya laut dan pesisir Indonesia dari kegiatan yang tidak sesuai ketentuan dan berpotensi menimbulkan kerusakan,” ucap Ipunk.
Setiap usaha pemanfaatan ruang laut wajib memiliki PKKPRL, dan untuk reklamasi harus dilengkapi dengan izin reklamasi.
Hal ini sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2021, serta ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Setelah penghentian sementara, KKP melakukan pemeriksaan secara mendalam, dan sanksi akan dikenakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kunjungi Link berikut untuk info lebih lanjut:
Related News
BYD Luncurkan PHEV Terbaru Jangkauan EV Terjauh 310 KM, Rp340 Juta
Jangan Mau Rugi, Cek Apakah SPKLU Anda Sudah Ditera Ulang
Momen Idul Adha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban
CR-7 Gagal Meraih Sepatu Emas tapi Sukses Meraih Trofi untuk Al-Nassr.
Toyota Voxy Inden Setahun, Penjualan Ditangguhkan
Geely EX2 Terbaru Diluncurkan, Jangkauan 460 KM Harga Mulai Rp179 Juta





