Blokade Hormuz Trump Picu Harga Gas Eropa Terbang Tinggi
:
0
Harga gas alam Eropa melonjak hingga 52,8 Euro per MWh pada Selasa akibat kebijakan Presiden AS Donald Trump yang kembali memblokade pelabuhan Iran serta memberlakukan biaya tambahan sebesar 20 persen di Selat Hormuz. (Foto: Magnific)
EmitenNews.com - Harga gas alam Eropa melonjak hingga 52,8 Euro per MWh pada Selasa akibat kebijakan Presiden AS Donald Trump yang kembali memblokade pelabuhan Iran serta memberlakukan biaya tambahan sebesar 20 persen di Selat Hormuz.
Lonjakan ke level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan ini terjadi setelah harapan normalisasi pengiriman di jalur air strategis tersebut pupus. Berdasarkan data Trading Economics, blokade yang mulai berlaku pada Selasa pukul 16:00 EDT ini langsung menghentikan pemulihan ekspor LNG dari Timur Tengah, termasuk pasokan dari Qatar yang baru saja meningkat pasca-kesepakatan sementara AS-Iran pada bulan Juni lalu.
Kembalinya ketegangan geopolitik ini memicu kekhawatiran baru akan gangguan pasokan LNG global jangka panjang. Hal ini menjadi ancaman serius bagi negara-negara Eropa yang saat ini tengah berjuang keras mengisi fasilitas penyimpanan gas mereka untuk mengamankan cadangan energi menjelang musim dingin mendatang.
Bagi Indonesia, lonjakan harga gas Eropa dan ketegangan di Selat Hormuz ini memberikan dampak ganda yang signifikan. Sebagai negara importir minyak mentah namun sekaligus produsen dan eksportir LNG, kenaikan harga energi global berpotensi memperlebar defisit neraca perdagangan migas nasional dan menekan APBN akibat beban subsidi energi yang membengkak. Di sisi lain, ketidakpastian pasokan dari Timur Tengah dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk mengoptimalkan kontrak ekspor LNG ke pasar Asia dan Eropa dengan harga yang lebih kompetitif.(*)
Related News
Bank Jakarta Raih Indonesia Best CMO Awards 2026 dari Warta Ekonomi
Metode Backfilling Disetujui KLH, Proyek DPM Dinilai Sudah Layak Jalan
Bunga Fed Mengancam, Harga Emas Antam Anjlok Rp40.000
China Pajaki Dividen WNA, Peluang Indonesia Tarik Investor Asing
Emas Tertahan di Bawah USD4.350 usai Anjlok Hampir 3 Persen
HR CPO Naik USD1.007, Beban Ekspor Bayangi Emiten Sawit





