EmitenNews.com - Bank Mandiri (BMRI) bakal menebar dividen Rp44,47 triliun. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 79 persen dari laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp56,29 triliun. Dengan hasil itu, para investor akan menerima jatah dividen tunai Rp477 per lembar. 

Jumlah itu termasuk dividen interim telah dibagikan kepada pemegang saham pada 14 Januari 2026 sebesar Rp9,32 triliun atau Rp100 per saham. Dengan demikian, sisa jumlah dividen tunai akan dibayarkan kepada pemegang saham Rp35,15 triliun atau sejumlah Rp377 per lembar.

Selanjutnya, sebesar 21 persen atau senilai Rp11,82 triliun digunakan sebagai saldo laba ditahan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 29 April 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut.

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 8 Mei 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 11 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai pada 12 Mei 2026. Ex dividen pasar tunai pada 13 Mei 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 12 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 25 Mei 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, Bank Mandiri mencatat laba bersih Rp56,29 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah Rp11,82 triliun. Dan, total ekuitas terkumpul Rp327,4 triliun. (*)