EmitenNews.com - Bakrie & Brothers (BNBR) merancang right issue 86.708.416.254 helai alias 86,7 miliar miliar lembar. Pengeluaran saham biasa seri E dibekali dengan nilai nominal Rp12. Penerbitan saham anyar itu setara dengan 33,33 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh perseroan. 

Right issue itu, dijajakan dengan rasio 2:1. Setiap pemegang dua saham lawas dengan nama tercatat dalam daftar pemegang saham pada 22 Mei 2026 pukul 16.00 WIB mempunyai satu hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Setiap 1 HMETD berhak membeli satu saham baru yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan setiap saham.

Kalau saham-saham itu tidak dieksekusi oleh pemilik hak, akan dialokasikan kepada investor dengan alokasi pemesanan lebih besar. Apabila masih terdapat sisa saham, akan diserap oleh pembeli siaga dengan kesanggupan hingga maksimal 86,7 miliar lembar. So, pemilik saham lawas absen right issue akan mengalami dilusi kepemilikan 33,33 persen. 

Dana hasil right issue sejumlah Rp4,36 triliun untuk memberikan pinjaman kepada Bakrie Toll Indonesia (BTI), anak usaha perseroan dengan rincian penggunaan sebagai berikut: sebesar Rp3,66 triliun untuk pembayaran sebagian pinjaman kepada Hartman International Pte. Ltd. berdasar perjanjian fasilitas tpada 14 November 2025.

Lalu, sebesar Rp700 miliar untuk pembayaran seluruh pinjaman kepada Bank Nationalnobu, Sebesar Rp1,09 triliun untuk pembayaran seluruh pinjaman kepada Bank Mayapada International, dan senilai Rp300 miliar untuk memberikan pinjaman kepada Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) untuk pembangunan Rest Area Jalan Tol Cimanggis Cibitung. 

Sedang sisanya akan dipergunakan perseroan untuk modal kerja perseroan dan/atau entitas anak dalam mendukung kegiatan operasional dan/atau entitas anak. Dengan demikian, jadwal right issue perseroan sebagai berikut. Cum right pasar reguler dan pasar negosiasi pada 20 Mei 2026. Ex right pasar reguler dan pasar negosiasi pada 21 Mei 2026. 

Cum right pasar tunai pada 22 Mei 2026, dan ex right pasar tunai pada 25 Mei 2026. Recording date pada 22 Mei 2026. Distribusi pada 25 Mei 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 26 Mei 2026. Periode perdagangan dan pelaksanaan pada 26 Mei 2026 sampai 4 Juni 2026. Distribusi hasil pelaksanaan pada 2-8 Juni 2026. Akhir pembayaran pemesanan saham tambahan pada 8 Juni 2026, dan penjatahan pemesanan pembelian saham tambahan pada 9 Juni 2026. (*)