Bos Emiten Hermanto Tanoko (CAKK) Tampung Saham Lagi, Ini Alasannya

Salah satu pabrik keramik milik CAKK
EmitenNews.com - Emiten keramik milik Hermanto Tanoko yaitu PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk. (CAKK) menyampaikan bahwa Johan Silitonga selaku Direktur Utama telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 26 November 2024.
Cynthia Ayu Corporate Secretary CAKK dalam keterangan tertulisnya Kamis (28/11) menuturkan bahwa Johan Silitonga telah membeli sebanyak 67.000 lembar saham CAKK di harga Rp152 per saham.
Sebelumnya, Johan yang berdomosili Bellezza Office Tower Kebayoran Lama, Jakarta Selatan itu juga juga pernah membeli sebanyak 902.000 lembar saham CAKK di harga Rp152 per saham pada tanggal 25 November 2024.
Sebelumnya lagi Johan Silitonga membeli saham CAKK pada19 November 2024 sebanyak 550.000 lembar saham CAKK di harga Rp149 per saham.
Sebelumnya lagi Johan membeli sebanyak 4.400.000 lembar saham CAKK di harga Rp150 per saham pada tanggal 15 November 2024 dan sebanyak 410.000 lembar saham di harga Rp151 per saham pada tanggal 18 November 2024.
"Tujuan dari transaksi adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.
Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Johan Silitonga di CAKK menjadi 50,8 juta lembar saham setara dengan 4,22% dibandingkan sebelumnya 50,73 juta lembar saham setara dengan 4,22%.
Pada perdagangan hari ini saham CAKK stagnan di harga Rp146 per lembar.
CAKK berhasil meraih laba sebesar Rp1,28 miliar hingga periode 30 Juni 2024, setelah sebelumnya mencatat rugi Rp6,27 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perubahan ini menunjukkan peningkatan laba sebesar 120,42%.
Dalam laporan keuangan semester I-2024 Rabu (24/7) CAKK juga mencatat peningkatan pendapatan bersih menjadi Rp103,76 miliar, naik 7,12% dari Rp96,86 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp110,47 miliar dari Rp92,58 miliar.
Related News

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun