Bos HGII Belum Berhenti Borong Saham Harga Bawah IPO, Ada Maksud?
:
0
Manajemen HGII ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Hero Global Investment Tbk (HGII) menyampaikan bahwa Robin Sunyoto selaku Direktur Utama kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 19 Februari 2025.
Hugo Feber Parluhutan Silalahi Direktur HGII Dalam keterangan tertulisnya Jumat (21/2) Robin Sunyoto menyampaikan bahwa telah membeli saham HGII sebanyak 300.000 lembar saham diharga Rp195 per saham.
Sebelumnya, Robin Sunyoto juga pernah membeli saham HGII sebanyak 350.000 lembar saham diharga Rp190 per saham pada tanggal 14 dan 17 Februari 2025.
Sebelumnya lagi, Robin Sunyoto juga pernah membeli saham HGII sebanyak 650.000 lembar saham diharga Rp187-Rp189 per saham pada tanggal 12 dan 13 Februari 2025.
Sebelumnya lagi, Robin Sunyoto juga pernah membeli saham HGII sebanyak 114.500 lembar saham diharga Rp189-Rp191 per saham pada tanggal 4 Februari 2025.
Sebelumnya lagi, Robin Sunyoto pertama kali melakukan investasi dengan membeli saham HGII pada tangga 31 Januari 2025 sebanyak 500.800 lembar saham diharga Rp197-Rp202 per saham.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung," tuturnya.
Pasca transaksi ini Robin Sunyoto yang berdomisili Jl. Setiabudi Tengah No. 22 Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan tersebut pada saham HGII bertambah menjadi menjadi 2.500.000 lembar saham atau setara dengan 0,038%, dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 2.200.000 lembar saham setara dengan 0,033%.
PT Hero Global Investment Tbk (HGII), emiten sektor energi baru terbarukan (EBT) resmi mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Kamis (9/1/2025). Emiten EBT ini menetapkan harga IPO sebesar Rp200 per saham.
Pada perdagangan Jumat (21/2) saham HGII turun Rp4 atau melemah 2 % menjadi Rp198 per lembar.
Related News
Siapkan Dividen Rp39,9 Miliar, DMMX Sebut Bakal Cair Juli 2026
GPSO Sahkan Perubahan Usaha Utama dan Akuisisi Aset Rp78,5 Miliar
ASSA Siapkan Capex Rp1,5 Triliun, Peremajaan dan Tambah Armada Baru
Grup Djarum (BACH) Siap IPO Rp400–Rp500/Saham, Incar Dana Rp307,5M
Pengendali Baru SONA Gelar Tender Offer Saham Segini, Minat?
Eka Sastra Dirut Baru, ini Formasi Lengkap Pengurus PSKT Hasil RUPS





