Bos Shopee Diduga Beri Fasilitas Jet Pribadi ke Kaesang, Cek Faktanya
:
0
Ilustrasi tangkapan layar video Kaesang dan Erina turun dari jet pribadi. dok. Tangkapan layar/X. Suara.
EmitenNews.com - Perjalanan Kaesang Pangarep bersama istri Erina Gudono ke Amerika Serikat makin memancing keingintahuan masyarakat. Terutama penggunaan pesawat jet pribadi, dan beredarnya video pasangan muda itu, turun dari pesawat tanpa melalui pemeriksaan Bea Cukai. Adalah sosok Taipan Gang Ye, Bos Garena dan Shopee yang diduga memberikan fasilitas pesawat berbiaya mahal untuk perjalanan anak bungsu Presiden Joko Widodo dan istri tersebut.
Media sosial sebelumnya meramaikan kepergian Kaesang mengantar sang istri ke Negara Paman Sam untuk mengurus kuliah S2. Berbekal postingan Erina, netizen menemukan fakta bahwa jet pribadi yang ditumpangi Ketua Umum PSI itu, adalah Gulfstream G650ER dengan nomor registrasi N588SE.
Ada unggahan potongan dokumen bahwa pemilik Gulfstream G650ER N588SE adalah Garena Online (Private) Ltd, unit usaha Sea Group.
Dari berbagai sumber yang dikumpulkan sampai Selasa (27/8/2024), diduga kuat petinggi perusahaan SEA Limited, Gang Ye yang memberikan fasilitas jet pribadi untuk anak dan menantu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono itu.
SEA Limited adalah perusahaan asal Singapura yang menaungi raksasa e-commerce Shopee dan Garena, unit bisnis yang juga memproduksi game populer Free Fire.
Informasi yang ada menyebutkan, Gang Ye adalah seorang taipan asal Singapura, salah satu pendiri dan petinggi SEA Group. Forbes menulis, dia mendirikan perusahaan itu bersama Forrest Li dan David Chen. Per 26 Agustus 2024, Sang Taipan memiliki harta kekayaan sekitar USD3,3 miliar atau sekitar Rp51 triliun.
Laman resmi SEA Limited menyodorkan data, selain sebagai pendiri Gang Ye juga merupakan anggota dewan direksi SEA Group sejak Maret 2010. Sarjana Sains dalam Ilmu Komputer dan Ekonomi dari Carnegie Mellon University itu, menjabat Chief Operating Officer (COO) SEA sejak Januari 2017 dan menduduki posisi sebagai Chief Technology Officer (CTO) pada Maret 2010 hingga Desember 2016.
Sebelumnya, Gang Ye bekerja sebagai Dewan Pengembangan Ekonomi Singapura. Dia juga pernah bekerja di perusahaan minyak kelapa sawit Wilmar International.
Dalam bisnisnya, Gang Ye didukung oleh Tencent, yang juga memiliki saham cukup besar di SEA Group. Perusahaan yang bergerak di bidang media dan hiburan itu pun menarik sejumlah investor besar untuk mendanai operasional perusahaan. Di antaranya adalah perusahaan ekuitas swasta General Atlantic dan putra miliarder Malaysia Robert Kuok, Kuok Khoon Hua.
SEA membukukan laba bersih tahunan pertamanya sebesar USD163 juta pada tahun 2023. Selain e-commerce dan permainan online, SEA juga melebarkan sayap dengan meluncurkan layanan perbankan digital di Singapura, Indonesia, dan Filipina melalui Seabank.
Related News
Pemerintah Pastikan Masyarakat Tak Perlu Ganti Kompor Untuk Pindah CNG
KPR Bonus Emas Bank BSN Tawarkan Nilai Tambah bagi NasabahÂ
Kasus Korupsi DJKA, KPK Dalami Aliran Dana ke Mantan Menhub Ini
Dakwaan JPU KPK, Pemilik Blueray Cargo Suap Pejabat Bea Cukai Rp63M
Pemprov DKI Hadirkan Pengurangan PBB-P2 2026, Cek Rinciannya Ya
Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia





