BPJamsostek Bayar Rp422 Juta Santunan Untuk Ahli Waris Kurir Yang Meninggal Saat Bertugas
:
0
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek) membayar santunan kepada ahli waris mendiang Yuslan Susilo senilai total Rp422 juta. dodk. BPJamsostek. Pelita Baru.
EmitenNews.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek) membayar santunan kepada ahli waris mendiang Yuslan Susilo senilai total Rp422 juta. Almarhum adalah seorang kurir yang ditemukan meninggal dunia saat sedang bertugas mengantar paket, di wilayah Jakarta Barat, Rabu (15/2/2023).
Dalam keterangannya yang dikutip Rabu (22/2/2023), Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo menyerahkan langsung manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada ahli waris Alm Yuslan senilai total Rp422 juta itu. Manfaat tersebut merupakan gabungan dari beberapa santunan. Pertama, santunan kematian karena kecelakaan kerja sebesar 48 kali upah yang dilaporkan.
Kedua, manfaat jaminan pensiun yang diberikan secara lumpsum atau pembayaran yang dilakukan dengan membayarkan jumlah besar sekaligus di muka. Ketiga, seluruh saldo Jaminan Hari Tua (JHT) milik peserta dan juga beasiswa bagi dua orang anak almarhum dari taman kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi.
Sebelumnya, begitu mengetahui kejadian yang menimpa Yuslan Susilo, pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menerjunkan tim Layanan Cepat Tanggap (LCT) untuk memastikan status kepesertaan korban. Setelah ditelusuri, kurir itu diketahui bernama Yuslan Susilo (42). Karyawan PT Mitra Andalan Service (MAS) itu, ditugaskan sebagai kurir di PT Satria Antaran Prima Tbk (SAP Express). Yuslan telah menjadi peserta aktif BPJamsostek sejak Agustus 2020.
Anggoro menyadari bahwa sebesar apa pun manfaat yang diberikan BPJamsostek tidak akan mampu menggantikan kehadiran almarhum di tengah-tengah keluarga. Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa santunan tersebut merupakan wujud negara hadir melalui BPJamsostek untuk melindungi pekerja.
Related News
Bisnis Layanan GUCD Perta Arun Gas Diminati Kapal LNG Global
Emas Dunia Turun Ke USD4.261, Antam Melorot Rp16.000 per Gram
Yield Obligasi AS Sentuh Level 2007, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed
Dolar Perkasa di 101,1, Tekan Rupiah dan Pasar Asia
Nikkei Melesat 500 Poin Ditopang Saham AI dan Dividen
AS-Iran Tegang, Fed Hawkish, Harga Emas ke Level Terendah 7 Minggu





