BPJSAMSOSTEK Kelapa Gading Serahkan Tangan Palsu ke Peserta Kecelakaan Kerja

EmitenNews.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSAMSOSTEK) Jakarta Kelapa Gading menyerahkan tangan palsu kepada peserta atas nama Agus Amrul Amin. Peserta tersebut mengalami kecelakaan kerja ketika sedang bertugas di kapal pada 30 November 2022 lalu.
Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Kelapa Gading Erfan Kurniawan, mengatakan akibat kecelakaan kerja tersebut, Agus bekerja di PT Margo Indonesia Servicestama ini harus kehilangan empat jari tangan kanannya. Yaitu dari mulai telunjuk hingga kelingking. Selain itu, Agus juga tidak bisa kembali bekerja sebagai bosun.
”Pihak perusahaan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading dan mendaftarkan ke program Return to Work (RTW). BPJAMSOSTEK memberikan manfaat Program Return to Work yang merupakan perluasan manfaat dari Jaminan Kecelakaan Kerja,” ungkap Erfan.
Menurut Erfan, BPJAMSOSTEK memfasilitasi pekerja dan perusahaannya, agar pekerja tidak kehilangan mata pencahariannya dan perusahaan tidak kehilangan karyawan sudah berpengalaman. Selama mengikuti program Return to Work, Agus mendapat kemudahan dalam menjalani proses perawatan, dan pengobatan karena mendapat pendampingan langsung oleh Case Manager (manajer kasus Kecelakaan Kerja, dan Penyakit Akibat Kerja dari BPJS Ketenagakerjaan).
”Saudara Agus tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun karena semuanya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan sembuh termasuk pemberian hand glove atau tangan palsu yang membuat Agus tampil lebih percaya diri,” sebut Erfan. Pemasangan tangan palsu dilakukan di RS Hermina Podomoro, merupakan salah satu rumah sakit Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dalam momen Hari Buruh Internasional. ”Ada beberapa hal perlu diperhatikan perusahaan agar pekerjanya bisa mendapat manfaat Return to Work apabila mengalami kecelakaan pada saat bekerja di antaranya perusahaan harus terdaftar, dan menjadi peserta BPJAMSOSTEK, perusahaan tertib administrasi, dan perusahaan tidak menunggak iuran,” ujar Erfan.
Sementara itu, Agus Amrul Amin mengapresiasi bantuan tangan palsu tersebut. “Saya merasa bersyukur dan berterima kasih kepada perusahaan telah mendaftarkan saya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga saya bisa terlindungi ketika mengalami kecelakaan kerja,” kata Agus.
Dirinya juga merasa senang didampingi BPJS Ketenagakerjaan selama proses pengobatan dan merasa diprioritaskan. ”Terima kasih BPJS Ketenagakerjaan. Pesan saya kepada semua teman-teman, bekerjalah pada perusahaan yang memberikan perlindungan Jamsostek kepada kita karena akan sangat membantu ketika kita mengalami risiko,” Agus. (*)
Related News

Program JETP Jalan Terus, Sudah Masuk Rp18,15T Untuk 54 Proyek

Usai Semua Saham BUMN Masuk Danantara, Ini Harapan Sang CEO

Jaga Keandalan, Aplikasi Coretax DJP Sempat Alami Waktu Henti

Bermula dari KKV, Kini Gerai OH!SOME Sukses Memancing Pembeli

Kali Ini, Telat Lapor SPT Sampai 11 April 2025 tidak Kena Sanksi

Mudik BUMN 2025: SIG Berangkatkan 2.160 Pemudik & Buka Posko