BRI (BBRI) akan Bagikan Dividen Interim Rp20,63 Triliun, Cek Jadwalnya
:
0
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). dok. BRI.
EmitenNews.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.T Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) berencana membagikan Dividen Interim untuk Tahun Buku 2025 sebagai bentuk komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan kepada negara dan pemegang saham. Emiten bank BUMN itu siap menebar dividen interim total Rp20,63 triliun atau Rp137 per saham pada 15 Januari 2026.
Direksi BRI mengungkapkan informasi ini melalui keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (17/12/2025).
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan Dividen Interim Tahun Buku 2025 akan dibagikan berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang berakhir pada 30 September 2025. Hingga akhir September 2025, BRI mencatatkan kinerja keuangan yang solid dengan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp41,2 triliun, ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan UMKM serta pengelolaan risiko yang terjaga.
“Dividen interim yang akan dibagikan sebesar Rp137 (seratus tiga puluh tujuh rupiah) per saham dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal pencatatan (recording date) yang telah ditetapkan,” ujar Dhanny.
Perseroan telah menetapkan jadwal pembagian dividen interim sebagai berikut:
Pengumuman jadwal dan tata cara pembagian dividen interim: 17 Desember 2025
Akhir periode perdagangan saham dengan hak dividen interim (cum dividen):
Pasar Reguler dan Negosiasi: 29 Desember 2025
Pasar Tunai: 2 Januari 2026
Awal periode perdagangan saham tanpa hak dividen interim (ex dividen):
Related News
Sambut HUT ke-81 RI, Danamon (BDMN) Hadirkan Solusi Finansial Holistik
KOBX, Pengiriman Perdana Alat Berat Bertenaga Listrik Shantui LE60-X5
PTSN Raih Kredit USD20 Juta dari Bank Mandiri, Siap Garap Proyek Baru
Nasib Charoen Pokphand (CPIN) Usai Ditendang MSCI, Analis Ungkap Ini
Logisticsplus (LOPI) Gandeng Raksasa Kereta China CRRC, Ini Targetnya
Sinergi Merger USD153 Juta, EXCL Pangkas Rugi & Ekspansi 5G di 1H2026





