EmitenNews.com - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) induk usaha grup Barito milik Prajogo Pangestu memaparkan perkembangan realisasi pengalihan kembali saham hasil buyback (treasury stock) yang tertakar telah beralih sebanyak 153.973.614 saham dari total 189.450.729 saham yang tercatat dalam program buyback Perseroan.

Perihal realisasi tersebut, tingkat pengalihan saham treasuri BRPT telah mencapai 81,28%, sementara 18,72% sisanya atau 36.477.115 saham masih tercatat sebagai saham treasuri yang belum dialihkan hingga akhir periode pelaporan yakni, 31 Desember 2025.

Mengutip data Corporate Secretary BRPT, David Kosasih pada Rabu (14/1/2026) mengungkap bahwa pengalihan saham treasuri untuk periode 1 Juli 2025 hingga 31 Desember 2025, pengalihan saham itu dilakukan melalui sejumlah mekanisme, antara lain program kepemilikan saham karyawan dan manajemen (MESOP) serta pembagian saham bonus kepada pemegang saham yang sebelumnya telah terksana.

Pengalihan saham treasuri terbesar berasal dari saham hasil buyback pada RUPSLB 14 Juni 2024, dengan torehan saham yang dialihkan mencapai 77.883.329 saham melalui program MESOP. 

Selain itu, BRPT juga mengalihkan 109.930.000 saham dan 34.037.400 saham melalui mekanisme pembagian saham bonus kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham per 28 Juni 2024.

Sementara itu, saham treasuri yang masih belum dialihkan berasal dari sisa program buyback berdasarkan RUPSLB 14 Juni 2024 sebanyak 23.600.000 saham serta hasil buyback yang dilaksanakan pada 23 Juni 2025 sebanyak 4.000.000 saham, sehingga total saham treasuri yang belum dialihkan mencapai 36.477.115 saham. ***