BTN dan MKP Bangun Standar Baru Ekosistem Wisata Digital Bali
:
0
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (kanan) menerima cenderamata dari CEO & Co-Founder MKP Nicholas Anggada (kiri) usai penandatanganan MoU layanan keuangan digital wisata di Menara 2 BTN, Jakarta, Senin (11/5). FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Tabungan Negara (BBTN) terus memperluas layanan berbasis ekosistemnya. Terbaru, perseroan menggandeng PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) melalui kemitraan strategis untuk mendorong digitalisasi sektor pariwisata Bali. Yakni melalui pengembangan sistem ticketing terintegrasi, layanan keuangan digital destinasi, dan pelabuhan wisata Bali.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kerja sama ini menjadi bagian dari strategi BTN dalam memperluas layanan berbasis ekosistem. Khususnya pada sektor pariwisata yang memiliki potensi transaksi tinggi dan melibatkan banyak pelaku usaha lokal. BTN tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari keseluruhan perjalanan wisatawan.
Menurut Nixon, penguatan ekosistem wisata digital tersebut juga akan terintegrasi dengan Bale by BTN sebagai super apps milik perseroan. Melalui Bale by BTN, wisatawan nantinya dapat mengakses berbagai layanan dalam satu platform. Mulai dari pemesanan tiket wisata dan transportasi, pembayaran digital, hingga berbagai kebutuhan transaksi selama berada di destinasi wisata.
"Bale by BTN kami dorong menjadi platform yang tidak hanya melayani kebutuhan perbankan, tetapi juga mendukung lifestyle dan transaction ecosystem masyarakat, termasuk sektor pariwisata," jelas Nixon dalam acara penandatanganan MoU layanan keuangan digital wisata di Menara 2 BTN, Jakarta, Senin (11/5).
Dalam kolaborasi tersebut, MKP berperan sebagai penyedia sistem ticketing terintegrasi. Sementara itu, BTN menjadi exclusive banking partner yang mendukung transaksi tunai maupun non-tunai. Seluruh proses settlement juga ditempatkan pada rekening BTN untuk memperkuat ekosistem keuangan yang lebih terintegrasi dan efisien.
BTN juga akan menghadirkan berbagai kanal layanan perbankan di kawasan wisata dan pelabuhan. Di antaranya ATM dan CRM BTN, layanan pembayaran melalui EDC dan QRIS BTN bagi merchant dan UMKM, hingga berbagai layanan transaksi digital lainnya.
Selain itu, BTN memperoleh peran sebagai exclusive branding partner dengan eksposur merek pada berbagai titik interaksi wisatawan. Mulai dari area pelabuhan, ticketing gate, boarding pass, signage kawasan wisata, area tunggu penumpang, hingga fasilitas pendukung lainnya.
"Kemitraan ini merupakan langkah strategis BTN dalam memperluas kehadiran layanan keuangan pada sektor dengan aktivitas dan potensi transaksi yang tinggi. BTN tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari keseluruhan customer journey wisatawan melalui integrasi pembayaran, ticketing, hingga layanan merchant di kawasan destinasi," terang Nixon.
Inisiatif tersebut membuka peluang pertumbuhan transaksi, penghimpunan dana, serta penguatan basis nasabah dalam ekosistem pariwisata. Di sisi lain, dukungan kapabilitas digital dan jaringan layanan BTN juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan serta efisiensi operasional kawasan wisata. "Kami optimistis kerja sama ini dapat menciptakan nilai bisnis yang saling menguntungkan dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak,” kata Nixon.
Dia menambahkan, sektor pariwisata Bali memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui layanan keuangan dan transaksi digital yang terintegrasi. Apalagi, pada 2025 jumlah kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali mencapai sekitar 16,3 juta orang dengan kontribusi devisa pariwisata sebesar Rp176 triliun.
Related News
Waduh, Rupiah Kok Loyo Lagi, Dampak Rilis MSCI?
Harga Emas di Bawah Bayang-Bayang Arah Kebijakan Fed
Korsel 12 Tahun Beruntun Gagal Tembus Pasar Negara Maju MSCI
Hormuz Anteng, Harga Minyak Turun Dekati Level Sebelum Konflik
Incar SIBS 2026, Pemprov Jabar Siapkan 46 Proyek dan Kawasan Industri
Tidak ada Tempat Bagi BUMN Sakit, Target Presiden Tutup 800 Entitas





