EmitenNews.com - PT Bumi Resources (BUMI) resmi memanggil para pemegang saham untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada Kamis, 18 Juni 2026 di JS Luwansa Hotel, Jakarta. Salah satu agenda yang paling menyita perhatian pasar adalah rencana perubahan dan/atau penetapan kembali susunan Direksi serta Dewan Komisaris Perseroan.

Dalam pengumuman resmi yang disampaikan Selasa (26/5/2026), manajemen BUMI mengungkapkan terdapat lima agenda utama yang akan dibahas dalam RUPST tahun ini. Selain agenda rutin terkait persetujuan laporan tahunan dan penunjukan akuntan publik, mata acara keempat terkait perubahan pengurus dinilai menjadi sorotan investor.

“Mata acara keempat RUPST ini terkait dengan adanya rencana pengangkatan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Agenda tersebut berpotensi membuka peluang adanya perombakan jajaran manajemen di emiten batu bara Grup Bakrie tersebut, meskipun hingga saat ini Perseroan belum mengungkap nama calon pengurus baru maupun pihak yang akan digantikan.

Selain agenda reshuffle pengurus, BUMI juga akan meminta persetujuan pemegang saham atas laporan pertanggungjawaban Direksi dan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025, serta penunjukan akuntan publik untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026.

Tak hanya itu, Perseroan juga akan menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I BUMI Tahap I Tahun 2025 hingga Tahap V Tahun 2026.

Manajemen turut mengingatkan bahwa kapasitas ruang rapat terbatas. Karena itu, pemegang saham maupun kuasanya diminta hadir paling lambat 30 menit sebelum RUPS dimulai guna menjaga ketertiban jalannya rapat.