EmitenNews.com — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja sama dengan Forum Hukum BUMN siap menyelenggarakan BUMN Legal Summit 2022 pada akhir September 2022 di Bali, dengan tema “Building Stronger Foundation for Growth”.

 

Menurut Puji Haryadi, Ketua Umum Forum Hukum BUMN, dalam rangka Road to BUMN Legal Summit 2022, pihaknya kembali menyelenggarakan webinar khusus bagi kalangan mahasiswa Fakultas Hukum yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) perwakilan seluruh provinsi Indonesia.

 

Webinar hari, yang merupakan sesi kedua, melibatkan 510 mahasiswa dari 19 PTN yang mewakili provinsi-provinsi di Indonesia. Adapun webinar sesi pertama telah berlangsung pada tanggal 10 Agustus 2022 dan melibatkan lebih dari 500 mahasiswa dari 18 PTN.

 

“Di BUMN terdapat beberapa forum yang aktivitasnya adalah koordinasi dan konsolidasi pengelolaan tugas sesuai komunitas fungsinya. Termasuk, Forum Hukum BUMN yang merupakan perkumpulan sebagai wujud sinergi antar fungsi hukum di lingkungan BUMN guna mendukung maksud dan tujuan pendirian BUMN serta mendukung peran BUMN dalam pembangunan nasional,” ujar Puji, dalam sambutannya saat membuka webinar melalui aplikasi Zoom, Selasa (16/8).

 

Puji mengemukakan, melalui webinar ini, kalangan mahasiswa dapat menambah pengetahuan dan wawasan terkait sejarah BUMN, regulasi yang terkait, dan peluang-peluang dalam berkarir di BUMN.

 

“Dari pengalaman kami, latar belakang pendidikan hukum tidak terbatas hanya mengelola fungsi hukum, namun dapat memberikan kontribusi di fungsi selain hukum di BUMN sebagaimana nanti akan digambarkan oleh narasumber dalam webinar ini,” imbuhnya. Puji berjanji akan mengundang perwakilan mahasiswa untuk hadir pada acara puncak BUMN Legal Summit 2022 dengan biaya dari panitia.

 

Adapun narasumber acara ini antara lain adalah Wahyu Setiawan, S.H., L.LM, Asisten Deputi Bidang Perundang-undangan Kementerian BUMN, yang membawakan materi terkait BUMN Regulation and Legal Issue’s Highlight.  Selain itu, webinar ini juga menghadirkan Rizal Ariansyah, Direktur Keuangan dan Umum Indonesia Financial Group (IFG) yang akan mengusung topik Working Experience & Career Path in BUMN.

 

Dalam pemaparannya, Wahyu mengatakan, BUMN berperan dalam kegiatan ekonomi negara di berbagai sektor. BUMN antara lain digunakan sebagai alat implementasi kebijakan Pemerintah melalui penugasan. “Sepanjang NKRI ada, maka BUMN akan tetap ada sebagai salah satu pelaku ekonomi untuk menangani sektor-sektor yang penting bagi negara, kewajiban pelayanan publik, dan yang secara ekonomis/politis cukup signfikan,” tuturnya.

 

Wahyu menambahkan, dalam tiga tahun terakhir, kontribusi BUMN terhadap negara Republik Indonesia mencapai Rp1.200 triliun. Namun bila ditarik ke belakang lebih jauh lagi, dalam 10 tahun terakhir BUMN telah menyumbang sekitar Rp3.395 triliun kepada negara. Itu terdiri dari setoran pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) termasuk yang berasal dari dividen dan bagi hasil,” ujarnya.