Buntut Operasi Tangkap Tangan di Basarnas, Direktur Penyidikan KPK Mundur
:
0
Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Asep Guntur Rahayu. dok. VIVA.
EmitenNews.com - Ini buntut penanganan OTT KPK di Basarnas. Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Brigjen Asep Guntur Rahayu dikabarkan mengajukan pengunduran diri. Sebelumnya, Pimpinan KPK terkait OTT terhadap pejabat Basarnas, anggota TNI aktif, menyatakan penyidik khilaf.
Menurut Wakil Ketua KPK Johanis Tanak tim penyelidik KPK khilaf dalam OTT tersebut. Sebab menangkap anggota TNI aktif yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.
"Kami paham bahwa tim penyelidik kami mungkin ada kekhilafan, ada kelupaan, bahwasannya manakala ada melibatkan TNI harus diserahkan kepada TNI, bukan kita yang tangani," kata Johanis Tanak dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jumat (28/7/2023).
Ikut dalam jumpa pers, bersama Wakil Ketua KPK Johanis Tanak itu, Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Marsda TNI Agung Handoko. Jumpa pers, berlangsung usai mereka melakukan pertemuan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (28/7/2023).
Setelah pernyataan soal khilafnya penyidik KPK tersebut, Brigjen Asep dikabarkan langsung mengajukan permohonan mengundurkan diri sebagai Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK sekaligus plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK. Informasi yang dihimpun kumparan, ia sudah menyampaikan ucapan pamit kepada koleganya.
Related News
Korban Tewas Tabrakan Maut KA di Bekasi Timur, Jadi 15 Jiwa
Bukan Main, Dua Anggota Polri Ini Bak Pagar yang Tega Makan Tanaman
Kecelakaan Maut KA di Bekasi Timur, Usul Menggelitik Menteri Arifah
Tabrakan Maut KA, Proyek DDT Bekasi-Cikarang Jadi Prioritas
Kembangkan EBT Nasional, ESDM Bongkar Tantangan Utamanya
Efek Kecelakaan KA di Bekasi, Prabowo Minta Proyek Flyover Dipercepat





