Bursa Sorot Manuver Pengendali, Ini Dalih Diamond Citra (DADA)
Penampakan proyek Apple Condovilla besutan Diamond Citra. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Manuver pengendali Diamond Citra (DADA) mendapat sorotan Bursa Efek Indonesia (BEI). Operator pasar modal itu, memelototi aksi divestasi 600 juta saham oleh Karya Permata Inovasi Indonesia.
Merespons itu, manajemen Diamond Citra berdalih tindakan sang pengendali tersebut merupakan bagian dari strategi pengelolaan portofolio, pemenuhan kebutuhan likuiditas internal, dan tidak didasarkan pada kondisi fundamental maupun informasi material yang belum dipublikasikan.
”Berdasar konfirmasi Karya Permata, penjualan tersebut tidak disertai rencana penjualan lanjutan. Hingga saat ini, tidak terdapat perubahan rencana atas sisa kepemilikan saham Karya Permata,” tegas Bayu Setiawan, Direktur Diamond Citra Propertindo.
Selain itu, trandaksi tersebut tidak mengakibatkan perubahan pengendalian perseroan. Struktur pengendalian tetap tidak berubah, dan tidak terdapat perjanjian atau tindakan yang mengarah pada perubahan pengendalian.
Sebelumnya, tepat pada 7 Januari 2026, Karya Permata mengurangi timbunan saham Diamond Citra. Sang pengendali itu, mendivestasi 600 juta eksemplar. Transaksi penjualan terjadi dengan harga pelaksanaan Rp67 per lembar. Transaksi itu, dilakukan kala saham perseroan mendadak meroket. Dengan skema harga itu, Karya Permata mendulang dana taktis senilai Rp40,2 miliar.
Dengan penuntasan transaksi itu, koleksi saham Diamond Citra dalam pangkuan Karya Permata menjadi tersisa 1,6 miliar eksemplar alias setara dengan 21,53 persen. Menciut 8,07 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 2,2 miliar saham atau 29,60 persen.
Per 31 Desember 2025, pemegang saham Diamond Citra meliputi Karya Permata 2,2 miliar helai alias 29,6 persen, Tjandra Tjokrodiponto 35 juta saham setara 0,47 persen, dan publik 5,19 miliar lembar atau 69,93 persen. Saham free float 5,16 miliar helai alias 69,81 persen.
Per 31 Desember 2025, jumlah pemegang saham perseroan tercatat 79.123 pihak. Melonjak 7,07 persen alias sebanyak 5.230 pihak dari periode November 2025 dengan tabulasi 73.893 pihak.
Kemarin saham Diamond Citra terdampar di level Rp53. Itu setelah mengalami koreksi 5 poin alias 8,62 persen dari Rp58. Sebelumnya, pada 7 Januari 2026, saham DADA sempat menghentak pasar mendadak terbang mendadak. (*)
Related News
Tambah Muatan, Gozco Gulung 207 Juta Saham BBYB
Lagi, Astra (ASII) Buyback Rp2 Triliun
Bos Kurniamitra Borong 3 Juta Saham KMDS, Rogoh Dana Rp1,8 Miliar
Akuisisi Tuntas, AMMS Resmi Dikendalikan Radiant Ruby
MDIA Masih Andalkan Film India Sebagai Mesin Cuan ANTV
Sahamnya Drop Hampir 50 Persen, Pengendali SMLE Lepas 25,82 Juta Saham





