Emiten Keluarga Kalla BUKK Masuk Bisnis Pengolahan dan Pengadaan Gas
Pompa migas produksi PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK)
EmitenNews.com - PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) resmi memperluas portofolio usahanya dengan mendirikan anak perusahaan baru yang akan fokus pada industri pengolahan dan pengadaan gas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengembangkan lini bisnis bernilai tambah sekaligus membuka sumber pendapatan baru di luar bisnis inti.
Direktur Utama Bukaka Teknik Utama, Irsal Kamarudin, menjelaskan bahwa pada 3 Maret 2026 perseroan bersama PT Bukaka Mandiri Sejahtera, PT Barkahraya Utama, dan PT Bukaka Mineral Sulawesi telah mendirikan PT Barkah Karya Lestari yang berkedudukan di Kabupaten Bogor. Perusahaan baru ini akan bergerak di bidang industri pengolahan, pengadaan gas, perdagangan besar, serta jasa pengangkutan.
Dari sisi permodalan, PT Barkah Karya Lestari memiliki modal dasar sebesar Rp100 miliar yang terbagi dalam 100.000 saham dengan nilai nominal Rp1 juta per saham. Pada tahap awal, modal ditempatkan dan disetor sebesar 25% atau senilai Rp25 miliar. Dalam struktur kepemilikan, Bukaka Teknik Utama menggenggam 18% saham atau setara Rp4,5 miliar, sementara PT Bukaka Mandiri Sejahtera menjadi pemegang saham mayoritas dengan porsi 41%.
Adapun PT Barkahraya Utama menguasai 36% saham dan PT Bukaka Mineral Sulawesi memiliki 5% kepemilikan. Komposisi pemegang saham ini mencerminkan sinergi antarentitas dalam grup untuk memperkuat pijakan Bukaka di sektor gas yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.
Manajemen menilai pendirian anak usaha ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perseroan, baik dari sisi pendapatan maupun laba.
Seiring meningkatnya kebutuhan energi dan infrastruktur gas di dalam negeri, Bukaka melihat peluang untuk memanfaatkan kompetensi engineering dan pengadaan yang telah dimiliki selama ini.
Dari sisi tata kelola, PT Barkah Karya Lestari dipimpin oleh Suhaeli Kalla sebagai Direktur Utama, dengan dukungan jajaran direksi dan dewan komisaris berpengalaman.
Related News
SURGE Gandeng FiberHome Hadirkan Solusi 5G FWA 1,4GHz Pertama di Dunia
MTEL-Anak Usaha Airbus Lanjutkan Kolaborasi Konektivitas Stratospace
BREN Pacu Kapasitas Pembangkit Panas Bumi Tembus 1 GW Pada 2026
Kelangsungan Usaha Dalam Masalah Serius, BEI Lanjut Gembok WIKA
Free Float Masih Jadi PR, ALMI Akui Belum Capai Titik Temu
Bos Emiten Migas (AKRA) Pangkas Kepemilikan, Lepas 2,11 Juta Saham





