Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
:
0
PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX). DOK/IRSX
EmitenNews.com -Emiten teknologi dan solusi digital, PT Folago Global Nusantara Tbk, dengan kode saham IRSX, membukukan kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2026.
Berdasarkan laporan keuangan interim konsolidasian per 31 Maret 2026, perseroan mencatatkan lonjakan pendapatan signifikan yang berimbas pada pembalikan posisi dari rugi menjadi laba bersih dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Hingga akhir Maret 2026, IRSX berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp170,73 miliar. Angka ini meroket hingga 233,43% dibandingkan perolehan pada 1Q 2025 yang tercatat sebesar Rp51,21 miliar.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bruto perseroan ikut terkerek naik secara drastis dari Rp856,97 juta pada 1Q 2025 menjadi Rp18,61 miliar di 1Q 2026. Kinerja operasional yang solid ini membawa IRSX meraih laba neto tahun berjalan sebesar Rp3,29 miliar, berbanding terbalik dengan posisi 1Q 2025 yang masih mencatatkan rugi neto sebesar Rp629,76 juta.
Performa laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun membaik. Perseroan mencatatkan laba per saham dasar positif di 1Q 2026, memulihkan kondisi dari kerugian per saham sebesar Rp0,13 pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan pendapatan perseroan pada periode ini ditopang oleh diversifikasi lini bisnis yang semakin tajam. Produk Digital masih menjadi kontributor utama dengan pendapatan mencapai Rp115,11 miliar, tumbuh 130,2% dari Rp50,00 miliar di 1Q 2025.
Pemasaran Digital: Lini bisnis baru ini memberikan kontribusi signifikan sebesar Rp48,88 miliar.
Komisi: Mencatatkan pendapatan sebesar Rp4,54 miliar di 1Q 2026.
Peranti Lunak IRS: Menyumbangkan pendapatan sebesar Rp2,20 miliar.
Total aset perseroan per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp369,47 miliar, naik sekitar 2,56% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp360,23 miliar. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan aset tidak lancar, terutama pada pos aset takberwujud neto yang melonjak menjadi Rp31,12 miliar.
Related News
Baru Seminggu Listing, EMMI Diborong Yulie Sekuritas Lewat Repo Jumbo
Volume Transaksi Melesat, Begini Jawaban Manajemen WOWS Pada BEI
TLKM Gandeng EDB Singapura Perkuat Infrastruktur Digital Berkelanjutan
Harga Saham RANS Anjlok Drastis saat IHSG Melesat Balik ke Level 6.000
BWPT Tuntaskan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah, Total Rp38,29 Miliar
RMKE Eksekusi Stock Split 1:5, Jadwal Nominal Baru Mulai 17 Juli 2026





