EmitenNews.com - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), emiten pengelola jaringan toko ritel Alfamart, melaporkan realisasi pembelian kembali saham (buyback) sepanjang periode 8 Desember 2025 hingga 6 Maret 2026. Dalam periode tersebut, perseroan telah menyerap sebanyak 432,67 juta saham dengan nilai transaksi mencapai Rp812,46 miliar.

Corporate Secretary AMRT, Tomin Widian, dalam keterbukaan informasi, Senin (9/3/2026) mengatakan, aksi buyback ini merupakan bagian dari program yang sebelumnya telah diumumkan perseroan dengan alokasi dana maksimal Rp1,5 triliun.

Dalam program tersebut, AMRT menargetkan pembelian kembali saham hingga maksimum 650 juta lembar saham. Manajemen juga memastikan jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Selain itu, perseroan memastikan pelaksanaan buyback tetap menjaga ketentuan free float di Bursa Efek Indonesia, yakni minimal 7,5% dari total saham yang ditempatkan dan disetor.

Adapun anggaran buyback sebesar Rp1,5 triliun tersebut telah mencakup biaya pembelian saham, komisi pedagang perantara, serta berbagai biaya lain yang berkaitan dengan pelaksanaan aksi korporasi tersebut.